
Jakarta, MEDIABUSERNEWS.com, Pemerintah Kabupaten Buol tak ingin rencana pembangunan Sekolah Rakyat berhenti sebatas wacana. Langkah percepatan mulai digenjot dari pusat, dengan Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo Timumun, M.M., turun langsung melakukan koordinasi di Jakarta, selasa,22/9/2026.
Audiensi digelar bersama Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Buol didampingi Wakil Bupati, Asisten III, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buol.
Pertemuan ini menjadi bagian dari tindak lanjut pembahasan sebelumnya antara Pemkab Buol dan Kementerian Sosial.
Kali ini, pembahasan diarahkan pada dua titik penting yang menentukan kelanjutan program, yakni kesiapan lahan dan pematangan aspek teknis pembangunan.
Artinya, Pemkab Buol tengah mendorong agar rencana Sekolah Rakyat tidak berhenti pada tahap koordinasi administratif, tetapi bergerak menuju kesiapan pembangunan fisik di lapangan.
Bupati Risharyudi menegaskan, sinergi lintas kementerian diperlukan agar setiap tahapan dapat berjalan terkoordinasi dan tidak menimbulkan hambatan ketika pembangunan memasuki tahap pelaksanaan.
Kita ingin proses ini terus dipercepat, sehingga Sekolah Rakyat di Buol dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ujarnya.
Dari Jakarta, pesan yang dibawa Pemkab Buol cukup jelas: rencana Sekolah Rakyat harus dikawal dari meja koordinasi hingga kesiapan pembangunan di lapangan.
Pemkab Buol menyatakan akan terus mengawal prosedur dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat.
Kesiapan lahan, aspek teknis, hingga tahapan pelaksanaan menjadi bagian penting yang harus dimatangkan sebelum proyek tersebut benar-benar masuk ke tahap pembangunan.
Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat Buol.
Kini bola koordinasi berada pada bagaimana seluruh persyaratan dan kesiapan pembangunan tersebut dapat segera dituntaskan, sehingga Sekolah Rakyat bukan hanya menjadi rencana di atas kertas, tetapi benar-benar berdiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat Buol.(mbn.09.jkt)


