
Buol, MEDIABUSERNEWS.com, – Pemerintah Kabupaten Buol mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah Kabupaten Buol ke-27 Tahun 2026. Perayaan tahun ini diarahkan berlangsung sederhana dan efisien, namun tetap memberi ruang bagi masyarakat serta mengangkat budaya dan potensi ekonomi daerah.
Pembahasan persiapan tersebut berlangsung dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, SH., MH., di Aula Lantai III Kantor Bupati Buol, senin,21/9/2026.
Dalam rapat tersebut, Sekda Yamin, menyampaikan bahwa agenda utama HUT Daerah ke-27 dijadwalkan berupa upacara pada 12 Oktober 2026. Sementara itu, dua malam sebelumnya direncanakan digelar kegiatan syukuran dan ceramah agama.
Pemkab Buol menekankan agar pelaksanaan HUT tidak terjebak pada kegiatan seremonial yang berlebihan. Efisiensi anggaran menjadi salah satu perhatian utama, tanpa menghilangkan substansi peringatan hari jadi daerah.
Meski demikian, masyarakat tetap akan diberikan ruang untuk terlibat melalui berbagai kegiatan, tandasnya.
Dikatakanya unsur seni dan budaya daerah, antara lain musik Gambus dan Balumba, direncanakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Rangkaian HUT juga akan disinergikan dengan agenda Gekrafs UMKM yang direncanakan berlangsung pada 3β11 Oktober 2026 di kawasan Kantor Bupati Buol. Sinergi tersebut diharapkan dapat sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk lokal dan pelaku UMKM.
Dalam rapat tersebut, Lisa Monalisa ditunjuk sebagai Ketua Panitia HUT Daerah ke-27. Struktur kepanitiaan selanjutnya akan disusun berdasarkan bidang dan jenis kegiatan yang dilaksanakan.
Sejumlah perangkat daerah juga menawarkan kegiatan yang dapat dimasukkan dalam rangkaian HUT dengan memanfaatkan anggaran yang telah tersedia pada DPA masing-masing perangkat daerah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, misalnya, memiliki sejumlah agenda perlombaan yang dapat dilaksanakan melalui anggaran perangkat daerah.
Sementara Dinas Kumperindag mengusulkan berbagai kegiatan, mulai dari festival potensi daerah, promosi produk lokal hingga Festival Kuliner.
Selain agenda masyarakat, persiapan teknis upacara juga mulai dibahas, termasuk kesiapan personel Pataka. Latihan direncanakan berlangsung sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan upacara, dengan dukungan kebutuhan dasar selama masa latihan.
Pemkab Buol menegaskan seluruh rangkaian HUT Daerah ke-27 diarahkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan budaya, produk dan potensi ekonomi lokal.
Dengan konsep sederhana, efisien yang melibatkan masyarakat, peringatan HUT Daerah ke-27 diharapkan tetap berlangsung meriah tanpa mengabaikan prinsip efektivitas penggunaan anggaran daerah.(mbn.001)


