
BUOL, MEDIABUSERNEWS.com β Ironis. Di tengah gegap gempita persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buol ke-27, sejumlah tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Buol sebagai daerah otonom justru mengaku merasa kurang mendapat penghargaan dan perhatian yang layak dari panitia penyelenggara HUTDA yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol.
Hal tersebut disampaikan sejumlah tokoh pejuang Kabupaten Buol kepada media ini, jumat,2/10/2026 dengan nada prihatin.
Menurut mereka, para tokoh yang dahulu berjuang siang dan malam, bahkan menghadapi berbagai tantangan dan hujan dalam setiap pertemuan, dengan satu hati, satu kata dan satu tekad agar Buol berdiri sebagai daerah otonom, seharusnya mendapat tempat yang layak dalam setiap momentum peringatan hari jadi daerah Kabupatèn Buol.
Pertanyaannya: ke mana penghargaan bagi mereka yang dulu memperjuangkan lahirnya Kabupaten Buol?
Sejumlah tokoh pejuang itu menilai, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut tempat duduk atau seremoni semata, tetapi menyentuh persoalan penghargaan terhadap sejarah dan jasa para pejuang pembentukan Kabupaten Buol.
Tragisnya lagi, menurut para sumber tersebut, Bupati pertama Kabupaten Buol, Ir. Abdul Karim Mbow, yang telah wafat, selama ini dinilai belum mendapatkan bentuk penghormatan khusus yang dianggap layak dalam momentum HUT daerah, misalnya melalui baliho, ucapan penghargaan, atau bentuk penghormatan lainnya.
Sementara para tokoh pejuang yang masih hidup, menurut mereka, juga belum sepenuhnya mendapatkan fasilitas dan tempat yang representatif ketika menghadiri upacara HUT Kabupaten Buol.
Jangan hanya karena mereka bukan lagi pejabat yang sedang berkuasa, lalu jasa mereka dilupakan.
Mereka adalah bagian dari sejarah lahirnya Kabupaten Buol, ujar salah seorang tokoh pejuang kabupaten Buol yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Para tokoh tersebut menegaskan, penghormatan terhadap pejuang daerah tidak harus disamakan dengan perlakuan terhadap pejabat aktif. Namun, paling tidak, mereka berharap ada penghargaan secara moral, tempat duduk yang layak, serta penghormatan khusus ketika momentum HUT Kabupaten Buol digelar.
Jangan sampai sejarah hanya dikenang dalam pidato, tetapi orang-orang yang memperjuangkannya justru terlupakan.
Sejumlah tokoh pejuang bahkan membandingkan penghormatan terhadap para pejuang pembentukan kabupaten di daerah lain yang menurut mereka mendapatkan perhatian lebih baik dalam setiap peringatan hari jadi daerahnya.
Karena itu, mereka meminta Pemkab Buol mempertimbangkan adanya regulasi atau tata cara yang jelas mengenai pembentukan panitia HUT Kabupaten Buol, termasuk mekanisme pelibatan para tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Buol.
Mereka mempertanyakan, mengapa orang-orang yang memiliki sejarah langsung dalam proses perjuangan pembentukan daerah justru tidak dilibatkan secara memadai dalam momentum yang sejatinya merupakan bagian dari sejarah perjuangan mereka.
GERAKAN SENYAP PARA PEJUANG
Di tengah sorotan tersebut, sejumlah tokoh pejuang Kabupaten Buol disebut tengah mengambil inisiatif sendiri.
Tanpa menunggu keterlibatan panitia HUTDA maupun Pemkab Buol, mereka secara diam-diam berencana memberikan piagam penghargaan kepada para tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Buol, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
Piagam tersebut rencananya akan diserahkan pada momentum upacara HUT Kabupaten Buol ke-27 yang dijadwalkan berlangsung senin, 12 Oktober 2026, di halaman Kantor Bupati Buol.
Langkah tersebut menjadi pesan moral bahwa sejarah pembentukan Kabupaten Buol tidak boleh berhenti pada perayaan seremonial setiap 12 Oktober.
Sebab, di balik berdirinya Kabupaten Buol sebagai daerah otonom, terdapat nama-nama dan perjuangan panjang yang menurut para tokoh tersebut patut dicatat, dikenang, serta dihormati oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang.
Kini bola berada di tangan Pemkab Buol dan panitia HUT daerah.
Apakah HUT Kabupaten Buol ke-27 akan benar-benar menjadi momentum mengenang sejarah dan menghormati para pejuangnya, atau kembali sebatas seremoni tahunan?
Pertanyaan itu yang kini ditunggu jawabannya.(mbn.002/001)
MEDIA BUSER NEWS
MENGULAS FAKTA


