Fenomena Naiknya Ikan Di Pantai Kelurahan Kali Buol Sulteng, Diduga Karena 4 Faktor

Buol, mediabusernews.com, – Kadis Perikanan Kabupaten Buol, Dr. Tonang Mallongi, S.Pd, M.A. menyebutkan naiknya Ikan ukuran sangat kecil dalam jumlah yang cukup banyak yang terdampar di pantai kelurahan Kali kecamatan Biau kabupaten Buol Sulteng dengan sendirinya, diduga di sebabkan oleh beberapa faktor antara lain, perubahan cuaca yang ekstrem, seperti badai atau gelombang besar, dapat menyebabkan ikan terdampar di pantai, tuturnya melalui via telefon selulernya minggu, 18/1/2026.

Selanjutnya kata dia, perubahan suhu air yang drastis dapat menyebabkan ikan menjadi stres dan naik ke permukaan air, bahkan terdampar di pantai, keracunan akibat adanya zat-zat berbahaya di perairan, seperti algae beracun atau polusi, dapat menyebabkan ikan menjadi sakit dan naik ke pantai.

Perilaku alami, beberapa jenis ikan memiliki perilaku alami untuk berkumpul di dekat pantai atau muara sungai, terutama saat musim tertentu. Dampak Gempa bumi atau aktivitas seismik dapat menyebabkan ikan menjadi desorientasi dan naik ke pantai, sebut Tonang sang Doktor alumni negeri kincir angin Belanda itu.

Menurutnya jika fenomena ini terjadi dalam jumlah yang sangat besar dan tidak biasa, maka perlu dilakukan riset dan investigasi lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya. Dengan cara, pantau situasi dan kondisi pantai untuk memastikan tidak ada ancaman bagi keselamatan manusia.

Melakukan dentifikasi jenis ikan yang terdampar untuk memahami kemungkinan penyebabnya, selanjutnya di laporkan kejadian ini kepada otoritas terkait, seperti dinas perikanan dan lingkungan hidup, untuk mendapatkan bantuan dan investigasi secara signifikan. Dengan demikian, kita dapat memahami penyebab fenomena ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi dampaknya, tandasnya.

Tonang menambahkan, kronologis terdamparnya ikan tersebut berawal dari sekelompok nelayan jaring ikan dampar dari lingkungan Buoyong Kelurahan Buol melaksanakan aktifitasnya di malam hari dan hingga saat ini kejadian itu belum di ketahui secara ilmiah penyebabnya, pungkasnya.

Kadis Dinas Lingkungan Hidup(DLH) kabupaten Buol, Moh. Syarif Badalu, SO di setelah mendengar informasi tersebut pihaknya langsung gerak cepat(Gercep) dan tancap gas menuju tempat kejadian perkara(TKP) guna mendeteksi fenomena itu pada minggu, 18/1/2026 bersama stafnya dan langsung menemui warga pemilik jaring.

Menurutnya atas intruksi dan arahan Bupati Buol Bowo Timumun pihak DLH bersama BPBD Buol, Camat Biau, para lurah dan masyarakat telah membersihkan TKP, sebagai upaya mengatasi hal – hal yang tidak di inginkan terutama pencemaran lingkungan yang dikwatirkan berdampak pada aktifitas masyarakat, tegas mantan Camat Lakea itu.(mbn.fandy)

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    PEMKAB BUOL BAKAL SWEEPING,BESAR-BESARAN TERHADAP PELAKU PEMBALAKAN LIAR

    Buol – Sulteng, BUSERNEWS.com, – Dugaan praktik pembalakan liar dan peredaran kayu yang belum jelas legalitasnya di Kabupaten Buol mulai mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Buol bersama aparat penegak hukum(APH)…

    Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur dalam Undang-Undang (UU)Pengaturan Reforma Agraria.

    Jakarta, BUSERNEWS.com, – Mekanisme ini membukajalan bagi masyarakat yang dapat membuktikan hak atas tanahnya, termasuk ketika terjadi persoalan pencatatan aset negara, baik yang berupa aset BMN/BMD maupun BUMN/D yang selama…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PEMKAB BUOL BAKAL SWEEPING,BESAR-BESARAN TERHADAP PELAKU PEMBALAKAN LIAR

    Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur dalam Undang-Undang (UU)Pengaturan Reforma Agraria.

    KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BUOL HADIRI RAPAT DENGAR PENDAPAT BERSAMA BARISAN RAKYAT PENAMBANG EMAS

    Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari

    PSI Buol Berbagi Sembako, Rangkul Rakyat hingga 11 Kecamatan! Ahmad Majid Gabung dan Pimpin DPC Bokat