
Buol, mediabusernews.com, β Isu yang menyeret nama Camat Paleleh, Lukman, S.P, terkait dugaan intervensi pengelolaan anggaran desa hingga tudingan meminta “angpao” kepada kepala desa, terus menjadi perbincangan. Namun, di tengah derasnya rumor tersebut, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Paleleh, Eren, akhirnya angkat bicara dan membantah seluruh tudingan yang beredar.
Eren yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tolau Kecamatan Paleleh Kabupatèn Buol Sulteng itu, menegaskan bahwa berdasarkan pengalamannya selama berinteraksi langsung dengan Camat Paleleh Lukman, tidak pernah ada intervensi terhadap penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DDS).
Menurutnya, arahan yang diberikan camat selama ini merupakan bagian dari tugas pembinaan sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Buol agar pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai aturan.
Justru tugas camat adalah melakukan pembinaan dan memberikan petunjuk kepada pemerintah desa. Itu bukan bentuk intervensi, tegas Eren
kepada media ini melalui sambungan telepon, Sabtu (18/7/2026).
Tak hanya itu, Eren juga membantah isu yang menyebut Camat Lukman meminta “angpao” kepada para kepala desa di Kecamatan Paleleh yang berjumlah 12 desa.
Saya berani menyatakan itu tidak benar. Selama saya menjadi kepala desa, saya tidak pernah mengetahui atau mengalami hal seperti yang dirumorkan, ujarnya.
Lebih jauh, Eren menduga isu tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan lain, termasuk diduga berkaitan dengan persaingan untuk memperoleh jabatan. Meski demikian, dirinya tidak menyebut pihak yang dimaksud dan menegaskan hal itu merupakan penilaiannya.
Sembari mengaku telah menyampaikan klarifikasi tersebut kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buol agar informasi yang berkembang dapat dilihat secara objektif, pungkasnya.(mbn.ril)


