BOWO TIMUMUN PANASKAN MESIN PKB SULTENG! 13 DPC, 177 DPAC DIKONSOLIDASIKAN, TARGET 2029 MULAI DIBIDIK

PARIGI MOUTONG – Sulteng, MEDIABUSERNEWS.com, – Genderang konsolidasi politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah mulai ditabuh. Di bawah komando Ketua DPW PKB Sulteng, H. Risharyudi Triwibowo alias Bowo Timumun, partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang ini mulai memanaskan mesin politik untuk menghadapi pertarungan politik 2029 sekaligus mempersiapkan agenda politik 2031.

Langkah tersebut bukan sekadar konsolidasi biasa. PKB Sulteng mulai memperkuat struktur organisasi hingga
tingkat bawah, mengukuhkan kepengurusan, serta menyiapkan kader agar lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
Konsolidasi itu dikemas melalui kegiatan Orientasi Politik, Pengukuhan, dan Musyawarah Kerja Cabang (OPM) DPC PKB se-Sulawesi Tengah. Kegiatan perdana digelar di Hotel Az Zahra, wilayah Kabupaten Parigi Moutong, kamis,15/10/2026, dan dijadwalkan
berakhir di Kabupaten Buol pada sabtu, 31 Oktober 2026.

Dalam kegiatan OPM di Parigi Moutong, PKB menghadirkan seluruh jajaran pengurus DPC dan DPAC. Tercatat, sebanyak 70 pengurus DPC PKB Parigi Moutong dan 69 pengurus DPAC yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara
dari 23 kecamatan mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir langsung Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Risharyudi Triwibowo, yang juga menjabat sebagai Bupati Buol sekaligus utusan DPP PKB sebagai Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan Nasional.
Turut hadir anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari PKB, Rahmawati M. Nur dan H. Sadat Anwar Bihalia; anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari PKB, H. Wardi, H. Sollikin, Candra Setiawan, dan Arman Lawaha.

Pembukaan kegiatan juga dihadiri Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase dan Wakil Bupati H. Abdul Sahid, para ketua partai politik, Ketua Bawaslu, Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong, serta sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Sementara itu, jajaran instruktur sertifikasi PKB yang hadir antara lain Samerdan Munggeli, yang juga menjabat Ketua Dewan Syura DPW PKB Sulteng, Naharuddin, dan
Andi Nizar selaku Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW PKB Sulteng.

Kehadiran para pengurus dan instruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader menghadapi dinamika politik mendatang.

KETUA PKB PROVINSI SULTENG KEHADIRAN, BUKAN SEKADAR HADIR SAAT PEMILU
Dalam arahannya, Bowo Timumun menegaskan bahwa pemanasan mesin politik PKB Sulteng dilakukan agar seluruh kader tidak terlena dan kehilangan momentum menjelang kontestasi politik mendatang.
Mesin PKB Sulteng mulai kami panaskan dalam rangka menjemput agenda politik 2029 dan persiapan 2031, agar supaya kader PKB tidak terlena dan tidur,” tegas Bupati Buol itu.

Dirinya menekankan bahwa kekuatan partai tidak cukup hanya dibangun melalui struktur kepengurusan di atas kertas. Kader harus hadir langsung di tengah masyarakat, memahami persoalan rakyat, dan mampu menawarkan solusi nyata dalam rangka kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, prinsip politik kehadiran harus menjadi pegangan setiap kader PKB. Artinya, keberadaan partai harus dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, ungkapnya.

Dikatakanya bukan hanya muncul ketika momentum pemilihan umum semakin dekat.
Alhamdulillah, di kegiatan OPM ini kita berkumpul dan selalu mengingatkan tentang politik kehadiran. Semua kader PKB wajib selalu berada di tengah-tengah masyarakat, menjadi solusi bagi setiap permasalahan masyarakat, ujarnya.

Dalam pesanya tersebut sekaligus menjadi penegasan arah gerak PKB Sulteng dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Konsolidasi organisasi diharapkan berjalan beriringan dengan kerja-kerja nyata kader PKB di lapangan.

13 DPC DAN 177 DPAC DISEBUT TELAH TERBENTUK
Ketua PKB provinsi Sulteng itu mengungkapkan, secara struktural kepengurusan PKB telah terbentuk di 13 kabupaten/kota melalui Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan 177 kecamatan melalui Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC).
Namun, konsolidasi belum berhenti pada tingkat kabupaten dan kecamatan.
PKB Sulteng menargetkan penyelesaian pembentukan kepengurusan tingkat desa dan kelurahan hingga akhir Desember 2026.
Target tersebut mencakup sekitar 1.842 desa dan 175 kelurahan melalui Dewan Pengurus Ranting (DPRt).

Tidak hanya itu, katanya rencana pembentukan koordinator penggerak di setiap dusun, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW).
Jika target tersebut terealisasi, jaringan organisasi PKB akan semakin dekat dengan masyarakat hingga ke lingkungan permukiman. Meski demikian, efektivitas struktur itu nantinya akan sangat ditentukan oleh aktivitas kader dan kemampuan mereka menjawab kebutuhan masyarakat.

ANAK MUDA DAN PEREMPUAN JADI SASARAN REGENERASI
Di sisi lain, PKB Sulteng juga tengah melakukan regenerasi, revitalisasi, dan peremajaan badan otonom partai.
Ketua PKB Sulteng itu menegaskan bahwa PKB ingin memperkuat peran generasi muda dan perempuan dalam organisasi maupun dalam perjuangan politik.
PKB partainya anak muda dan perempuan. Insyaallah akan dimenangkan pertarungan di semua lini, tandasnya dengan optimistis

Pernyataan itu menunjukkan bahwa regenerasi kader menjadi salah satu bagian dari strategi PKB Sulteng menghadapi perubahan dinamika politik. Keterlibatan anak muda dan perempuan diharapkan bukan sebatas memenuhi komposisi organisasi, tetapi juga memberikan energi baru dalam kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat.

UJIAN SESUNGGUHNYA ADA DI LAPANGAN
Meski konsolidasi struktur mulai digencarkan, tantangan PKB Sulteng ke depan tidak hanya terletak pada banyaknya kepengurusan yang terbentuk.
Pertanyaan yang akan menentukan kekuatan politik partai adalah sejauh mana struktur tersebut mampu bekerja, menjaga komunikasi dengan masyarakat, dan menghadirkan solusi atas persoalan rakyat.

Target pembentukan pengurus hingga desa, kelurahan, dusun, RT, dan RW merupakan langkah organisatoris yang signifikan.Namun, keberhasilan politik tetap membutuhkan kerja nyata, kedisiplinan kader, serta kepercayaan masyarakat.

Dengan agenda OPM yang berlangsung hingga akhir Oktober 2026, PKB Sulteng kini mulai menata barisan untuk menghadapi pertarungan politik yang tanggu, matang dan merakyat pada pemilu mendatang.
Di bawah kepemimpinan Bowo Timumun, mesin partai mulai dipanaskan. Kini PKB semakin merakyat, dengan kegiatan konsolidasi besar-besaran ini yang mampu diterjemahkan menjadi kekuatan politik nyata 2029 dan agenda politik 2031?.(mhn.001)

MEDIA BUSER NEWS.com, Mengulas Fakta, Mengawal Kebenaran

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    Kantor BPN/ATR Buol melaksanakan rapat koordinasi terkait percepatan pendaftaran Hak Pengelolaan (HPL) kawasan transmigrasi di Desa Talaki.

    Buol – Sulteng, MEDIABUSERNEWS.com, – Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Pertanahan Kabupaten Buol ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buol dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Transmigrasi…

    BPN/ATR BUOL SOSIALISASI PEMDAFTARAN TANAH BAGI MBR

    Buol – Sulteng, MEDIABUSERNEWS.com, – Selasa, 13 Oktober 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Buol melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara Kementerian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kantor BPN/ATR Buol melaksanakan rapat koordinasi terkait percepatan pendaftaran Hak Pengelolaan (HPL) kawasan transmigrasi di Desa Talaki.

    BPN/ATR BUOL SOSIALISASI PEMDAFTARAN TANAH BAGI MBR

    GEBYAR PAUD BUOL 2026: BUPATI TEKANKAN SINERGI, KUALITAS PENDIDIKAN ANAK JADI FONDASI GENERASI EMAS!

    BOWO TIMUMUN PANASKAN MESIN PKB SULTENG! 13 DPC, 177 DPAC DIKONSOLIDASIKAN, TARGET 2029 MULAI DIBIDIK

    DPRD BUOL DUKUNG ULTIMATUM GUBERNUR SULTENG: BERANTAS PETI! PULUHAN EKSKAVATOR DISITA, KABAR DUGAAN RAIBNYA ALAT BERAT JADI SOROTAN

    Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti