Rob Tahunan Ancam Permukiman Lokodidi, Pemkab Buol Mulai Kaji Solusi; Warga Tagih Aksi Nyata, Bukan Sekadar Janji

Buol, mediabusernews.com, – Pemerintah Kabupaten Buol akhirnya turun langsung merespons keluhan warga pesisir Desa Lokodidi, Kecamatan Gadung Kabupatรจn Buol Sulteng, yang setiap tahun menghadapi ancaman ombak dan banjir rob (banjir pesisir yang disebabkan oleh air laut pasang, tidak flooding, bukan karena hujan atau luapan sungai).

Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo Timumun, MM bersama jajaran terkait meninjau kawasan Pelabuhan Lokodidi, Senin, 3/8/2026. setelah menerima laporan bahwa air pasang tahunan, terutama menjelang September, kerap merendam permukiman hingga setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi itu tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan rumah-rumah yang berada di sekitar jalur arus.
Di hadapan pemerintah daerah Kabupatรจn Buol, warga mendesak agar penanganan tidak berhenti pada survei atau kajian semata.

Publik berharap segera ada langkah konkret berupa pembangunan tanggul, pintu air, drainase, maupun pemecah ombak (breakwater) untuk mengurangi dampak gelombang laut yang terus menghantam kawasan permukiman.

Hasil peninjauan awal menunjukkan adanya dugaan penyempitan aliran air di sekitar dermaga yang dinilai memperkuat arus keluar-masuk air. Kondisi tersebut dikhawatirkan mempercepat pengikisan tanah penyangga rumah warga serta meningkatkan risiko kerusakan bangunan di sepanjang pesisir.

Bupati Buol menyatakan bahwa dalam dua hingga tiga hari ke depan pemerintah akan melakukan pengukuran teknis di lapangan guna memastikan pola arus dan menentukan bentuk penanganan yang paling efektif, tegasnya.

Meski demikian, proses kajian tersebut akan menjadi sorotan publik. Warga berharap hasil pengukuran tidak berhenti sebagai dokumen teknis, melainkan menjadi dasar percepatan pembangunan infrastruktur pengendali rob yang selama ini dinantikan masyarakat pesisir Lokodidi.

Kini perhatian publik tertuju pada tindak lanjut Pemkab Buol. Dengan musim ombak dan air pasang yang diperkirakan kembali meningkat pada September, efektivitas respons pemerintah akan diuji:

apakah kajian ini benar-benar berujung pada solusi nyata, atau kembali menjadi rangkaian survei tanpa kepastian pelaksanaan.(mbn.ril)

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    PEMKAB BUOL BAKAL SWEEPING,BESAR-BESARAN TERHADAP PELAKU PEMBALAKAN LIAR

    Buol – Sulteng, BUSERNEWS.com, โ€“ Dugaan praktik pembalakan liar dan peredaran kayu yang belum jelas legalitasnya di Kabupaten Buol mulai mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Buol bersama aparat penegak hukum(APH)…

    Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur dalam Undang-Undang (UU)Pengaturan Reforma Agraria.

    Jakarta, BUSERNEWS.com, – Mekanisme ini membukajalan bagi masyarakat yang dapat membuktikan hak atas tanahnya, termasuk ketika terjadi persoalan pencatatan aset negara, baik yang berupa aset BMN/BMD maupun BUMN/D yang selama…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PEMKAB BUOL BAKAL SWEEPING,BESAR-BESARAN TERHADAP PELAKU PEMBALAKAN LIAR

    Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur dalam Undang-Undang (UU)Pengaturan Reforma Agraria.

    KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BUOL HADIRI RAPAT DENGAR PENDAPAT BERSAMA BARISAN RAKYAT PENAMBANG EMAS

    Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari

    PSI Buol Berbagi Sembako, Rangkul Rakyat hingga 11 Kecamatan! Ahmad Majid Gabung dan Pimpin DPC Bokat