
Buol – Sulteng, MEDIABUSER NEWS.com, β Program revitalisasi dan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Buol kembali menjadi perhatian. Meski mendapat respons positif dari masyarakat, sejumlah titik penerangan dilaporkan masih membutuhkan penanganan serius. Pemerintah daerah pun bergerak mengevaluasi pelaksanaan program tersebut, sekaligus mendorong percepatan perbaikan di lapangan.
Evaluasi itu dipimpin Wakil Bupati(Wabup)Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH,MH selasa,21/10/2026, bersama perwakilan PT Solarange dan PT Tunggal Widya Kirana. Rapat turut melibatkan unsur Kejaksaan Negeri Buol, TNI, PLN, Inspektorat, perangkat daerah terkait, serta para camat
Dalam pembahasan tersebut, kawasan Kubur Cina dan pemakaman umum di Kelurahan Buol menjadi salah satu titik yang memerlukan perhatian. Gangguan penerangan di lokasi-lokasi tersebut menjadi alasan penting bagi tim teknis untuk segera turun melakukan pemeriksaan dan memastikan kebutuhan perbaikan.

Pemkab Buol meminta agar setiap titik yang mengalami gangguan atau masih minim penerangan segera ditinjau. Langkah perbaikan diharapkan tidak selalu berujung pada penggantian tiang baru, sepanjang tiang yang tersedia masih dalam kondisi layak dan dapat dimanfaatkan.
Arahan ini menegaskan pentingnya efektivitas penanganan di lapangan. Penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan bagian dari kebutuhan masyarakat untuk menunjang keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas pada malam hari.
Bagi masyarakat, keberhasilan program PJU tidak cukup diukur dari jumlah lampu yang dipasang atau panjang jalan yang tercakup dalam program. Ukuran paling nyata adalah apakah lampu benar-benar menyala, titik rawan menjadi terang, dan gangguan dapat ditangani tanpa menunggu terlalu lama.
Karena itu, evaluasi lintas sektor tersebut perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung, pendataan titik lampu yang bermasalah, serta kejelasan langkah perbaikan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Pemkab Buol juga mengapresiasi dukungan PLN dalam menyiapkan tambahan mesin untuk memperkuat pasokan listrik. Penguatan tersebut diharapkan membantu optimalisasi layanan PJU dan membuka peluang pengembangan energi terbarukan, termasuk pemanfaatan tenaga surya.
Kini, tindak lanjut evaluasi menjadi hal yang dinantikan. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa persoalan penerangan yang ditemukan benar-benar ditangani, terutama di kawasan yang memerlukan perhatian lebih.
Di sisi lain, transparansi mengenai titik kerusakan, jadwal perbaikan, serta hasil pemeriksaan teknis akan membantu publik menilai sejauh mana program PJU berjalan sesuai harapan.
Pemkab Buol bersama pihak terkait diharapkan memastikan koordinasi tidak berhenti pada rapat evaluasi, tetapi berlanjut menjadi tindakan konkret di lapangan.
Publik menilai PJU yang berfungsi optimal merupakan kebutuhan kebutuhan masyarakat. Evaluasi harus menghasilkan perbaikan nyata agar manfaat program benar-benar dirasakan warga, bukan sekadar tercatat dalam laporan kegiatan.(mbn.001)
MEDIA BUSER NEWS.com
Mengulas Fakta, Mengawal Kebenaran.


