
Buol, mediabusernews.com, β Di tengah semakin tingginya tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas, Pemerintah Kabupaten Buol mengambil langkah penguatan moral aparatur dengan menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol menggelar Zikir, Doa, dan Sholawat Bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Masjid Agung Buol, pekan kemarin berlangsung penuh hormat dan khusyu.
Kegiatan yang diawali dengan Salat Maghrib berjamaah itu dihadiri Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir DJ. Daimaroto, S.H., M.H., Ketua MUI Kabupaten Buol, Moh. Yamin, S.H., M.H., para pimpinan OPD, kepala bagian, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol.
Agenda tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan. Di balik pelaksanaannya, Pemkab Buol mengirimkan pesan kuat bahwa penguatan karakter ASN harus dimulai dari pembinaan mental dan spiritual agar nilai-nilai BerAKHLAK benar-benar diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Nilai BerAKHLAK yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif diharapkan tidak berhenti sebagai slogan administratif, tetapi menjadi pedoman nyata dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menegaskan bahwa integritas, kejujuran, dan tanggung jawab moral merupakan fondasi utama birokrasi yang profesional. Melalui pendekatan spiritual, ASN diajak melakukan refleksi diri agar mampu menjalankan amanah jabatan secara bersih, akuntabel, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Sinergi antara Pemkab Buol dan MUI pun diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan mental aparatur secara berkesinambungan. Langkah ini dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang berwibawa sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan di Kabupaten Buol.(mbn.ril)


