Guru SMA Di Buol Dianiaya Siswanya, Pihak Sekolah Bertindak Cepat! Terduga Pelaku Dinonaktifkan, Korban Tetap Tempuh Jalur Hukum, Publik Pertanyakan Lambannya Penanganan Unit PPA Kab. Buol

Buol, mediabusernews com, – Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang guru di SMA Karamah, Kabupaten Buol Sulteng terus menjadi sorotan. Di saat pihak sekolah bergerak cepat menjatuhkan sanksi administratif kepada terduga pelaku, publik justru mempertanyakan perkembangan proses hukum yang dinilai belum menunjukkan kemajuan berarti.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor LP/B/217/VII/2026/SPKT/Polres Buol/Polda Sulawesi Tengah tertanggal 24 Juli 2026, guru SMA Karamah, Budiansyah, S.Pd. (32), secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya ke Polres Buol.

Kepala SMA Karamah, Otman Pontoh, S.Pd., menegaskan bahwa terduga pelaku berinisial R (18) kelas 12 IPS telah dinonaktifkan sementara dari sekolah. Keputusan tersebut merupakan hasil rapat bersama Komite Sekolah, dewan guru, dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai bentuk penegakan disiplin serta menjaga marwah lembaga pendidikan, ujarnya.

Meski sekolah telah menjatuhkan sanksi administratif, korban memastikan proses hukum tetap berlanjut.
“Kasus ini tetap saya lanjutkan kerana hukum sebagai efek jera bagi siswa yang tidak disiplin, agar kejadian serupa tidak terulang, tegas korban Budiansyah.

Menurut keterangan korban, insiden bermula pada Jumat, 24 Juli 2026, usai pelaksanaan Salat Jumat di Musholah sekolah. Saat itu Kepala SMA Karamah memberikan kultum tentang pentingnya menjaga adab dan menghormati kekhusyukan ibadah.

Korban kemudian menegur terduga pelaku yang diduga membuat keributan. Teguran dilakukan menggunakan kain sorban yang mengenai wajah terduga pelaku, tidak menerima teguran tersebut, sekitar pukul 15.00 WITA, terduga pelaku mencegat korban di jalan ketika hendak pulang menuju Desa Busak I, Kecamatan Karamat.

Korban mengaku dipukul berulang kali hingga akhirnya warga datang melerai.
Korban juga menyatakan tidak melakukan perlawanan untuk menghindari situasi yang lebih buruk, ujarnya.

Perkembangan perkara ini kemudian memunculkan perhatian masyarakat. Sejumlah kalangan mempertanyakan progres penanganan aparat, karena pihak sekolah telah lebih dahulu mengambil langkah tegas melalui keputusan penonaktifan sementara terhadap terduga pelaku.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya Unit PPA Kabupaten Buol, Irma Mahardika, menyampaikan bahwa penanganan perkara baru akan dikoordinasikan dengan penyidik Reskrim.
“Maaf, kami baru dikonfirmasi Kanit Pidum Jumat kemarin. Nanti besok baru akan berkoordinasi dengan pihak Reskrim untuk penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), tulisnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Buol, IPTU Yordan, yang telah dikonfirmasi melalui WhatsAppnya belum memberikan tanggapan.

Kasus ini menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak, dengan tetap mengedepankan ketentuan yang berlaku dalam penanganan perkara yang melibatkan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) serta menjunjung asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.(mbn.ril)

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    PEMKAB BUOL BAKAL SWEEPING,BESAR-BESARAN TERHADAP PELAKU PEMBALAKAN LIAR

    Buol – Sulteng, BUSERNEWS.com, – Dugaan praktik pembalakan liar dan peredaran kayu yang belum jelas legalitasnya di Kabupaten Buol mulai mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Buol bersama aparat penegak hukum(APH)…

    Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur dalam Undang-Undang (UU)Pengaturan Reforma Agraria.

    Jakarta, BUSERNEWS.com, – Mekanisme ini membukajalan bagi masyarakat yang dapat membuktikan hak atas tanahnya, termasuk ketika terjadi persoalan pencatatan aset negara, baik yang berupa aset BMN/BMD maupun BUMN/D yang selama…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PEMKAB BUOL BAKAL SWEEPING,BESAR-BESARAN TERHADAP PELAKU PEMBALAKAN LIAR

    Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur dalam Undang-Undang (UU)Pengaturan Reforma Agraria.

    KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BUOL HADIRI RAPAT DENGAR PENDAPAT BERSAMA BARISAN RAKYAT PENAMBANG EMAS

    Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari

    PSI Buol Berbagi Sembako, Rangkul Rakyat hingga 11 Kecamatan! Ahmad Majid Gabung dan Pimpin DPC Bokat