
Buol, mediabusernews.com, – Pemerintah KabupatΓ¨n( Pemkab) Buol bakal cabut izin operasional terhadap pangkalan distribusi Liquefied Petroleum Gas(LPG) 3 Kg yang nakal, pasal sejumlah warga melaporkan masih adanya kelangkaan LPG 3 Kg di sejumlah pangkalan yang ada di kota Buol, untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya bersama Asisten Ekbang Setda Buol, Syarif Pusadan, SE dan Plt.Camat Biau Kahar Lamaka turun langsung dalam melakukan pengawasan dan pemantauan di sejumlah pangkalan LPG 3 Kg khususnya dalam kota Buol, ujar Sekretaris Pol.PP, A.Richard Ndobe, S.Sos,M.Si di sela – sela kegiatan pemantauan tersebut kamis,13/11/2025.
Menurut Richard pihaknya tidak segan – segan untuk mencabut izin pangkalan nakal, namun dalam tindakan pencabutan itu harus ada perintah dari Bupati, karena kalau hanya sebatas negosiasi atau pertemuan dengan pihak pangkalan kurang efektif kita butuh tindakan nyata untuk penyabutan izin operasional bila masih ada pangkalan yang bandel, tegas Emil sapaan akrab putra mantan Kapolsek Biau itu.

Hal yang sama juga di katakan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan(Ekbang) Setda Buol, Syarif Pusadan, SE pihaknya tidak main – main dalam pembekuan izin operasional bagi pangkalan LPG 3 Kg dalam pendistribusinya inprosodural, namun dalam pemberian sangsi – sangsi tersebut melalui mekanisme dan prosedur memberikan peringatan 1 sampai 3, dan bila masih ada pangkalan nakal dengan terpaksa di cabut izinnya, imbuhnya.
Menyinggung Harga Eceran Tertinggi(HET) kata mantan Kepala BPKAD Buol itu yang berlaku sesuai dengan kesepakatan antara pihak pangkalan LPG 3 kg itu dengan pihak Pemkab Buol yakni HET untuk pangkalan ke konsumen sebesar Rp.26000, – sampai dengan Rp.30.000,/ LPG, tapi kenyataanya di lapangan masih ada pangkalan yang menaikan Het tidak sesuai hal ini berdasarkan laporan dari masyarakat sebagai konsumen sehingga pihaknya bersama tim akan memantau terus perkembangan ini, tegas Syarif.
PLT, Camat Biau, Kahar Lamaka, S.IP menghimbau bagi para pangakalan LPG 3 kg yang ada di wilayah kerjanya agar mematuhi aturan yang ada sebelum di ambil tindakan yang tegas dari pemerintah, ujarnya.
Salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Kali, Haryono mengapresiasi Bupati Buol H.Risharyudi Triwibowo Timumun, MM melalui Asisten Ekbang dan Sat Pol.PP dan Camat Biau dalam pemantauan dan pengawasan distribusi LPG 3 kg di setiap pangkalan, namun pihaknya meminta agar pemantauan ini berkelanjutan setiap minggu dalam pengawasan mobil distribusi LPG 3 kg ke setiap pangkalan – pangkalan yang ada, ucapnya.
Ironisnya menurut pengakuan salah seorang pemilik pangkalan LPG 3 kg yang ada di kota Buol, pihaknya sering menerima tabung LPG 3 Kg tidak cukup takaranya pihaknya menduga ini permainan nakal para sopir mobil yang mendistribusikan LPG kesetiap pangkalan, ucap sumber itu yang enggan di sebutkan dengan nada kecewa.( mbn.ril)










