
Buol, mediabusernews.com β Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,4 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Buol.
Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 1,31 LU dan 121,38 BT atau sekitar 37 kilometer timur laut Buol dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa yang terjadi minggu 12/7/2026 malam, menyebabkan kerusakan pada sejumlah gedung milik pemerintah kabupaten buol dan rumah warga. Kantor Inspektorat, Mall Pelayanan Publik, Kantor Bapenda Buol, keramik tiang penyangga pintu masuk kantor bupati sedikitnya retak, dinding dan lantai ruangan kadis kominfoSP buol mengalami kerusakan.
Sementara di Kelurahan Leok II Kecamatan Biau teras rumah warga milik Daeng Sugi runtuh hingga menimpa 1 unit mobil.
Saat gempa terjadi, ribuan warga di dalam Kota Buol berhamburan keluar rumah untuk mencari lokasi yang aman. Sebagian mengungsi ke daerah perbukitan, sementara lainnya memilih berkumpul di rumah kerabat yang berada di lokasi lebih tinggi.

Bupati Buol H.Risharyudi Triwibowo Timumun, MM mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak muda menerima berita yang tidak bertanggung jawab terkait gempa serta mengikuti informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan penanggulangan Bencana Daerah(BPBD).
Lanjut kata Bowo Timumun itu hingga saat ini Pemerintah daerah kabupaten buol terus melakukan asesmen terhadap bangunan yang terdampak. Sembari mengajak seluruh masyarakat agar berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kejadian ini tidak terulang kembali, pungkasnya.
Disamping itu pula pascagempa seluruh pasien yang sebelumnya dievakuasi ke halaman rumah sakit telah diperbolehkan kembali ke ruang perawatan masing-masing untuk melanjutkan pelayanan medis.
Sementara itu Direktur RSUD Mokoyulry Buol dr.Mariati Ismail, M.Kes melalui dr. Elvira, S.PPD, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Buol tetap berjalan normal. Pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan, tetap mendapatkan penanganan dan pelayanan secara optimal pascakejadian gempa tersebut, ujarnya.(mbn.ril)


