Palu, mediabusernews.com, β Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Muhidin M. Said, memastikan bahwa sisa kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Provinsi Sulawesi Tengah telah dianggarkan oleh pemerintah pusat. Meski demikian, besaran dana yang akan dicairkan masih menunggu kepastian. Muhidin menyampaikan melalui pesan WhatsAppnya bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian sisa kurang salur DBH tersebut.
Dikutip dari laman deadline-news.com, beberapa hari yang lalu
β Ya, Sudah dianggarkan cuma kepastian nilainya belum ada. Insyaallah dana bagi hasil akan cair.
Dikatakanya sisa kurang salur DBH untuk Sulawesi Tengah sejak 2023 hingga 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar,ujarnya.
Persoalan ini juga sebelumnya menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah dari Fraksi PKB, Muhammad Safri.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengungkapkan bahwa hingga kini baru sekitar Rp13 miliar yang telah memperoleh kepastian pencairan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
Menurutnya, dana sisa salur untuk tahun 2023 saja mencapai lebih dari Rp100 miliar, dan jika diakumulasikan hingga 2025 nilainya diperkirakan melampaui Rp500 miliar.
βYang baru keluar PMK itu baru untuk 2023,β kata Anwar Hafid.
Dengan adanya pernyataan Muhidin M. Said, diharapkan pencairan sisa kurang bayar DBH bagi Sulawesi Tengah dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan di provinsi Sulteng.pungkasnya.(mbn.ril


