
Buol, mediabusernews.com, – Kembali laut pantai Kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kabupatèn Buol Sulteng menelan 1 korban jiwa seorang anak kelas III sekolah Dasar (SD) dilaporkan hilang terseret ombak saat bermain di pantai tersebut. Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bersama tiga orang temannya bermain di bibir pantai Leok II.
Menurut informasi yang dihimpun, korban dan teman-temannya sempat mandi di laut. Namun, kondisi cuaca yang disertai angin kencang dan ombak yang cukup deras diduga menjadi penyebab korban terseret arus laut.
Korban diketahui bernama Gatot Hairun Mizam( 10) siswa kelas III SD di salah satu sekolah di Kabupaten Buol. Saat kejadian, teman-temannya berhasil menyelamatkan diri, sementara korban Gatot diduga terseret ombak ke tengah laut.
Hingga berita ini ditayangkan, korban masih belum ditemukan. Pihak keluarga bersama masyarakat setempat berharap korban segera ditemukan, sementara upaya pencarian terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Buol bersama warga setempat.
Kronologis kejadian menurut, Kalaksa BPBD Kabupatèn Buol, Moh.Kachfi Mardjuni, S.Pi pada hari Jumat, 6 Pebruari 2026 pukul, 14.00 Witta, korban bersama 3 orang rekannya pergi berenang di Pantai Leok II. sekitar pukul 13.45 WITA, korban berenang menjauh dari bibir pantai menuju area laut yang lebih dalam.

Menurut Kachfi dari keterangan saksi, saat korban beronang diduga terseret arus laut yang cukup deras. Korban sempat melambaikan tangan dan berteriak meminta pertolongan. Rekan korban berusaha menolong, namun tidak berhasil karena kondisi ombak dan arus yang kuat, tuturnya.
Dikatakanya sekitar pukul 14.00 WITA, korban tidak lagi terlihat di permukaan laut. Warga setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Aparat Kelurahan dan BPBD Kabupaten Buol. Saat ini pihaknya, bersama unsur terkait TNI, Polri, Poldam, Aparat Kelurahan dan masyarakat setempat melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.Pencarian dilakukan dengan menyisir area laut dan menggunakan perahu Karet serta pemantauan melalui Dron dari darat, titik lokasi kejadian Lat.1.173054 derajat , Long 121.427288 derajat, tegas Kachfi.
Saat ini kebutuhan yang mendesak
berupa Logistik dan peralatan yang memadai, hingga saat ini juga korban belum di temukan dan pihak Basarnas Kabupatèn Toli – Toli yang berhasil di hubungi pihaknya saat ini dalam perjalanan menuju Kabupatèn Buol, dalam rangka mencari korban, pungkasnya.
Peristiwa ini kembali terjadi dan sebelumnya 4 tahun silam di tempat kejadian perkara(TKP) yang sama hal tersebut telah terjadi 2 orang korban ganasnya ombak pantai kelurahan Leok II yakni seorang anak bersama bapaknya namun nahas, yang sempat di temukan tak bernyawa hanya bapak dari korban tersebut.
Kejadian ini merupakan pengingat bagi orang tua dan masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di kawasan pantai, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat.( mbn.fandy)








