
Buol, mediabusernews.com, β Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perkim bersama PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dalam mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke wilayah pedesaan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pembahasan Pemasangan Jaringan Listrik untuk Desa Bukal dan Desa Mulat, Kecamatan Bukal, kegiatan itu dipimpin langsung Sekda Buol, Yamin Rahim, SH, MH, di ruang rapat Sekda Lantai III, Jumat, 8/5/2026.
Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda-Litbang, Kepala Dinas PUPR, Kabag Pembangunan, Kepala Dinas Perkim, serta Kepala PT PLN (Persero) UP3 Tolitoli Ranting Leok. Turut hadir pula Kepala Desa Bukal, Kepala Desa Mulat, dan jajaran BPD.
Kepala Dinas
Perumahan dan Kawasan Permukiman( Perkim) Kabupatèn Buol, Suleman Ain, SH, menjelaskan bahwa pemasangan jaringan listrik ini merupakan program strategis dari kementerian yang pelaksanaannya berada di bawah pengawasan Dinas Perkim. Sembari menyebutkan program tersebut merupakan program pusat, proses pelaksanaanya dituntut berjalan tepat waktu dan tanpa hambatan.

Dikatakan Sulemen program pemasangan jaringan listrik PLN sebagai upaya pemerintah agar warga masyarakat sangat muda dan cepat mendapatkan akses listrik PLN dan untuk desa bukal dan mulat merupakan prioritas pihaknya dalam pekerjaan jaringan tersebut, ujarnya.
Kadis Suleman yang Gercep itu menegaskan bahwa untuk ganti rugi lahan warga yang akan dilalui jaringan PLN tersebut tidak ada ganti rugi dari Pemerintah, tegasnya.
Sementara itu, Kepala PLN Ranting Leok, Buol Sulteng Dadang Saifullah menegaskan bahwa proyek tersebut memiliki target waktu yang ketat sehingga pekerjaan fisik di lapangan harus segera dimulai agar masyarakat dapat segera menikmati manfaat listrik yang stabil dan merata, imbuhnya.
Sekda Buol, Yamin
Rahim menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, khususnya pemerintah kecamatan dan desa, dalam membantu penyelesaian persoalan lahan yang dilintasi titik pemasangan tiang listrik.
Pihaknya meminta Camat Bukal, para kepala desa, serta Ketua BPD untuk terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat pemilik lahan. Jangan sampai ada penolakan yang justru menghambat program ini, ujar sang Sekda.
Yamin mengingatkan bahwa program bantuan jaringan listrik tersebut merupakan peluang besar bagi masyarakat desa yang harus dijaga bersama. Jangan sampai karena kendala lahan, program ini malah bergeser ke daerah lain. Ini kesempatan bagi masyarakat Bukal dan Mulat untuk menikmati listrik yang lebih baik dan stabil, pungkasnya.

Dalam rapat disebutkan Pemerintah Desa Bukal dan Desa Mulat menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses sosialisasi dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat demi kelancaran pekerjaan di lapangan.
Semua peserta rapat itu memperkuat koordinasi antara PLN, Dinas Perkim, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa agar proses pemasangan jaringan listrik dapat berjalan lancar hingga seluruh rumah warga di Desa Bukal dan Desa Mulat segera menikmati akses listrik secara maksimal.(mbn.ril)







