Di Buang Sayang, Pejuang Kab.Buol Dimana Rimbamu

Oleh : Syamsudin Intam
Buol, mediabusernews.com, – Hari ini, Minggu 12 Oktober 2025, tepatnya sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 26 kabupaten Buol.
Walaupun baru memasuki usia matang, namun Terbentuknya kabupaten Buol merupakan perjuangan dan perjalanan panjang sejak tahun 1965 yang disponsori oleh tokoh-tokoh warga Buol
saat itu.
Perjuangan itu belum berhasil, tetapi jejak dan semangat para pendahulu menjadi pemicu generasi berikutnya.

Terbentuknya Ikatan Keluarga Indonesia Buol (IKIB) pada Temu Akrab Warga Buol (TAWAB) pertama yang berlangsung dari tanggal 4 -6 Januari 1997 di Buol , merupakan tonggak baru perjuangan pemekaran kabupaten Buol.
Bahkan Gubernur Sulawesi Tengah H. B. Paliudju dalam sambutannya menandai awal beroperasinya pemerintahan kabupaten Buol, di lapangan abadi Kelurahan Kali tanggal 30 Nopember 1999, menyatakan, IKIB adalah ujung tombak perjuangan terbentuknya kabupaten Buol.

DIBUANG SAYANG.
Buol menjadi kabupaten seperti apa adanya hari ini, jelas dan pasti adalah berkat perjuangan seluruh warga Buol dimanapun dia berada.
Pengurus Besar Ikutan Keluarga Indonesia Buol ( PB IKIB) tidak dapat dipungkiri sebagai motor penggerak. Tanggal 6 Januari 1997.

Bupati Buol Toli-toli Gumiady menutup TAWAB 1 di desa Leok 2 sekaligus mengukuhkan Pengurus Besar Ikatan Keluarga Indonesia Buol (PB IKIB) masa Bhakti 1997-2000 .
Sekertaris Jenderal PB IKIB periode pertama Syamsuddin Intam menyatakan, sehari setelah dikukuhkan,, Senin, 7 Januari 1997, PB IKIB langsung mengadakan rapat pertama di rumah Almarhum H. S. Midu. Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua umum terpilih Ir. Abdul Karim Mbouw DES. Dipl. Ing itu menetapkan Satu-satunya program kerja PB IKIB masa Bhakti 1997-2000 yakni memperjuangkan daerah Buol menjadi kabupaten yang berdiri sendiri.

Itulah yang kita nikmati hari ini yakni Kabupaten Buol tercinta. Bvuoyo lripu koponuto.
Namun dibalik kegembiraan dan segala keberhasilan yang dicapai itu, tersimpan kesedihan yang mendalam terutama bagi para pelaku perjuangan yang masih hidup. ‘Dibuang sayang dan sayang dibuang”.
Kalau presiden RI pertama Bung Karno mengatakan “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah” (Jasmerah), Pemerintahan di kabupaten Buol belum sepenuhnya seperti itu.

Masih teringat jelas, pemerintah Kabupaten Buol Tolitoli setiap hari ulang tahun memposisikan para pejuang kabupaten ditempat khusus berdampingan dengan jajaran Bupati dan pejabat tertinggi kabupaten. Bahkan tidak ketinggalan ziarah ke makam para pejuang yang telah wafat.
“Kini makam tokoh sentral pejuang kabupaten Buol almarhum Ir. Abdul Karim Mbouw DES. Dipl. Ing berada di pemakaman umum Palu. Adakah Pemda kabupaten Buol mengetahui tempat pemakaman itu’.

“Salah satu pejuang kabupaten Buol Toli-toli almarhum Said Raukang. pada tahun 1998, tidak bisa lagi berjalan. Pada HUT kabupaten Buol Toli-toli, almarhum dijemput dengan menggunakan kursi roda naik mobil dari Buol ke Toli-toli”
kata Syamsudin Intam.
Sayangnya Pemda kabupaten Buol belum mampu berbuat seperti itu.
disaat upacara HUT kabupaten saja terpaksa harus mencari dimana ada kursi kosong.

Bahkan Sering terjadi, sudah duduk disuatu tempat di arena upacara, datang panitia memberi isyarat “maaf ini kursi pejabat atau organisasi anu” mengapa demikian?, karena tidak ada tempat khusus para pejuang. Miris sekali.
‘Apakah kami harus mengemis kepada Pemda Kabupaten Buol untuk minta selembar kertas yang bertuliskan PIAGAM PENGHARGAAN PEJUANG KABUPATEN BUOL.

Ataukah harus berteriak mana tempat duduk kami” kata H. Ibrahim Timumun, Sekertaris Panitia Pendukung Perjuangan Pemekaran Kabupaten Buol ( P4Kab).
Sudah cukup rasanya para pejuang kabupaten Buol mengemis kepada presiden RI ketiga Baharudin Jusup Habibie untuk.meminta agar Buol menjadi kabupaten yang berdiri sendiri ” .

Di HUT ke-26 kabupaten Buol kami berterima kasih kepada Bupati Risharyudi Triwibowo Timumun,3 (tiga) kali menyebut terimakasih kepada pejuang kabupaten Buol.(MBN 02/01).

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    Wabup Nasir, Pemkab Proaktif Menangani WNA Yang Diselamatkan Oleh Nelayan Buol.

    Buol, mediabusernews.com, – Wakil Bupati( Wabup)Buol, Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH,MH, disela – sela kunjunganya kepada 15 orang pasien warga negara asing( WNA) asal negara Filipina di Unit Gawat Darurat(…

    Fenomena Naiknya Ikan Di Pantai Kelurahan Kali Buol Sulteng, Diduga Karena 4 Faktor

    Buol, mediabusernews.com, – Kadis Perikanan Kabupaten Buol, Dr. Tonang Mallongi, S.Pd, M.A. menyebutkan naiknya Ikan ukuran sangat kecil dalam jumlah yang cukup banyak yang terdampar di pantai kelurahan Kali kecamatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Arahan Wamen Ossy di Kantah Kabupaten Bandung: Kerja Sama Untuk Hadirkan Layanan yang Murah, Cepat, dan Prudent

    Arahan Wamen Ossy di Kantah Kabupaten Bandung: Kerja Sama Untuk Hadirkan Layanan yang Murah, Cepat, dan Prudent

    Cabut Izin HGU 85.000 Hektare di Lampung

    Cabut Izin HGU 85.000 Hektare di Lampung

    Pembinaan dan Monitoring Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2025

    Pembinaan dan Monitoring Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2025

    Penyerahan Sertipikat Hak Pakai Atas Nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah

    Penyerahan Sertipikat Hak Pakai Atas Nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah

    Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

    Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

    Lantik JPT Pratama Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Tour of Duty untuk Cegah Moral Hazard

    Lantik JPT Pratama Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Tour of Duty untuk Cegah Moral Hazard