
Paleleh, mediabusernews.com,
Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo Timumun, MM bersama Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH, MH, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) se Kabupatรจn Buol menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan(Musrenbang) tingkat Kecamatan, dibuka oleh Bupati Buol selasa,24/2/2026 bertempat di BPU Kecamatan Paleleh.
Kegiatan Musrenbang tahun 2026, secara perdana dimulai di Kecamatan Paleleh dan bakal digelar di 11 kecamatan, musrenbang merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buol Tahun 2027.
Musrenbang kali ini mengusung tema ” Mengembangkan Sektor Pertanian dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Penurunan stunting.
Camat Paleleh Lukman, SP dalam laporannya mengatakan sejumlah isu strategis yang masih dihadapi antara lain tingginya rumah tangga miskin, keterbatasan infrastruktur dasar, rendahnya akses pendidikan dan kesehatan, serta kebutuhan percepatan pembangunan jalan menuju Desa Umu dan Desa Lilito. Selain itu, masih banyaknya lahan sawah di Desa Talaki yang belum tergarap optimal, terangnya.
Lanjut kata dia, sektor kesehatan, kasus stunting di Kecamatan Paleleh tercatat menurun dari 116 kasus pada 2024 menjadi 54 kasus pada 2025. Namun demikian, upaya penanganan tetap menjadi prioritas. Sembari menambahkan perlunya adanya pembangunan jaringan air bersih, perbaikan Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Paleleh dan percepatan investasi di sektor pertambangan emas dan batuan guna membuka lapangan kerja bagi masyarakat, tegas Lukman

Sementara itu Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Buol, Satar MS Badang, SE, menyebutkan target indikator makro pembangunan tahun 2027 meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 7,91 persen (dari 3,31 persen pada 2024), penurunan tingkat kemiskinan menjadi 10,91 persen (dari 13,08 persen), peningkatan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 72,66, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 2,41โ2,54 persen, serta penurunan gini ratio menjadi 0,231. Seluruh usulan masyarakat diinput melalui aplikasi SIPD-RI, dengan total 1.173 usulan dari 11 kecamatan, di mana Kecamatan Paleleh mengusulkan 115 kegiatan prioritas, ucapnya.
Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo Timumun, MM dalam kegiatan musrenbang harus menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sembari menegaskan pentingnya disiplin dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah, dengan memprioritaskan belanja produktif dalam mendukung program prioritas nasional, tegasnya.
Program nasional diantaranya Makan Bergizi Gratis(MBG), Sekolah Rakyat(SR), Koperasi Merah Putih, kesehatan gratis, serta penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi. Pihaknya mengingatkan bahwa kinerja daerah dalam merealisasikan program prioritas nasional akan berpengaruh terhadap besaran dana transfer pusat.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi, pengawasan, dan komitmen bersama agar capaian pembangunan meningkat, khususnya dalam menekan angka kemiskinan yang masih 13,08 persen dan stunting sebesar 36,9 persen di tingkat kabupaten.
Bupati Buol sapaan akrabnya Bowo Timumun, menegaskan selain mendukung program nasional, Pemerintah Kabupaten Buol juga akan menjalankan program strategis daerah, diantaranya, program Buol terang untuk perluasan akses listrik, penguatan SDM melalui PSDKU dengan program studi PGSD dan Administrasi Pemerintahan dan pembangunan Balai Latihan Kerja(BLK) yang telah dimulai kerja sama pada pelatihan vokasi dan magang ke Jepang, pungkasnya.(mbn.fandy)






