
Buol, mediabusernews.com, – Gatot Hairun Nizam(10) siswa SD kelas III di kota Buol korban yang hilang terseret ombak di pantai Kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kabupatèn Buol Sulteng di temukan seorang nelayan asal kelurahan Leok II bernama Abdul Gafur alias Romy(39) dengan kondisi tak bernyawa sekitar jam 11.00 witta sabtu 7/2/2026 bersama tim SAR. Peristiwa yang menggemparkan warga Buol terjadi jumat 6/2/2026.
Kronologi kejadian menurut Tim SAR Toli – Toli Unit pencarian dan pertolongan Moh. Riang Fauzi, pada jumat 6 Februari 2026 pukul 14.00 Wita korban Gatot, bersama teman temannya mandi di pantai laut kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kabupatèn Buol Sulteng. Saat sedang mandi tiba-tiba ombak dan arus kencang menghantam korban terbawa arus.kemudian pihak keluarga melaporkan kepihak Kalaksa Badan penanggulangan Bencana(BPBD) Kabupatèn Buol usai peristiwa tersebut.
Upaya Pencarian dari pihak Kalaksa BPBD Buol bersama keluarga dan masyarakat masih nihil pada jumat, 6/2/2026. Sehingga pihak Kalaksa BPBD Buol Gercep menghubungi pihak SAR Toli – Toli, segra ke Buol dalam mencari korban tersebut.

Menurutnya PD TW 0207 1005 H Tim SAR Gabungan dan para nelayan berhasil menemukan korban dalam kondisi Meninggal Dunia (MD) pada Koordinat 1°10’23.2″N 121°25’39.5″E dengan jarak 0,51 Nm arah Tenggara (155,27°) dari LKP selanjutnya korban dievakuasi kerumah keluarga.
Dikatakanya dengan berhasil ditemukannya korban maka PD TW 0207 1120 H Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk di tutup, seluruh unsur yg terlibat kembali kesatuannya masing – masing.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian korban yakni, Tim Rescue USS Tolis, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas,Kalaksa BPBD Buol, Pemerintah Kelurahan, masyarakat dan para nelayan setempat, imbuhnya.
Lanjut katanya alat laut(Alut)yang di gunakan berupa Rescue Car,Perahu karet,
Persar water, Peralatan Komunikasi, Palsar medis dan Pal sar evakuasi dalam pencarian korban kondisi cuaca berawan,
kencangan angin pada pesisi 4 – 17 knots
Tinggi Gelombang : 1,25 – 2 meter, arah angin timur laut, pungkasnya.
Kalaksa BPBD Kabupatèn Buol Moh. Kachfi Mardjuni, S.Pi, mewakili Pemerintah Daerah Kabupatèn Buol menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban serta mengucapkan terima kasih kepada tim SAR Tolis dan mengapresiasi para nelayan dan seluruh masyarakat yang sudah membantu pihaknya dalam proses pencarian korban serta mengimbau khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tidak bersahabat.ucapnya dengan nada sedih.

Kachfi pria yang berbadan gemuk tapi masih menawan itu menambahkan, kejadian tragis ini meninggalkan luka yang mendalam bagi kita semua terutama keluarga korban dan merupakan pelajaran bagi kita semua, agar tetap waspada serta berhati – hati apalagi saat ini ombak besar dan gelombang laut yang cukup tinggi masih bergejolak diwilayah pesisir Kabupatèn Buol dan berharap semoga kejadian ini tidak terulang lagi,Amin2 YRA ucapnya.(mbn.fandy)








