Akibat Mafian Tanah, Negara Dirugikan 3,41 Trilun

Semarang, media Buser News.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutka  tindak pidana pertanahan yang dilakukan oleh mafia tanah di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang. Dua kasus kejahatan pertanahan tersebut dibeberkanya dalam konferensi pers yang berlangsung di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah Senin (15/07/2024).

Menurut AHY para mafia tanah melakukan kejahatan dengan menggunakan Akta Autentik yang dipalsukan dan melakukan penipuan dan  penggelapan, dua kasus tersebut berhasil diselamatkan objek tanah seluas 826.612 meter persegi atau 82,66 ha  dan potensi kerugian negara mencapai Rp3,417 triliun, terangnya.

Dikatakanya pemberantasan mafia tanah penting karena semangat kita untuk bisa menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang di negeri kita, sekaligus kita ingin meyakinkan kepastian hukum untuk menghadirkan iklim investasi yang semakin kompetitif dan menjanjikan kepada para investor,” ujarnya.

AHY mengapresiasi kerja empat pilar dalam memberantas mafia tanah, yakni Kementerian ATR/BPN, aparat penegak hukum, lembaga peradilan, dan pemerintah Daerah. β€œKami ingin benar-benar meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders  terutama jajaran kepolisian dan kejaksaan di seluruh tingkatan karena kita ingin memberantas mafia tanah sampai dengan ke akar-akarnya,” tegas AHY.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jawa Tengah, Irjen.Drs.Ahmad Luthfi, SH, S.St, MK, menegaskan pengungkapan kasus mafia tanah sama saja dengan menjamin kepastian hukum, sehingga meningkatkan keamanan investasi dan mendukung ekonomi nasional. Pihaknya mengapresiasi masyarakat yang telah membantu melaporkan kejahatan pertanahan yang dialami, imbuhnya.

Lanjut katanya hal ini terungkap berkat komitmen kami, kerja sama yang kokoh dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah serta kejaksaan dan anggota sekalian, sehingga ini dapat di laksanakan. Dan hal ini juga  menjadi motivasi bagi Polda Jawa Tengah bahwa dalam rangka ikut serta menegakkan hukum serta membangun perekonomian Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah, Arif Rachman yang juga selaku Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Kementerian ATR/BPN melaporkan bahwa mafia tanah di Jawa Tengah berasal dari semua lini termasuk dari tokoh intelektual, ungkapnya.

Menurut Rachman kerugian yang dialami tidak hanya dari nilai tanah, namun juga melihat nilai pajak dan potensial tanah yang berada dalam kawasan industri.
Kita juga akan mengembalikan pajak bahkan potensial lost.

Hal  Ini yang paling penting kalau dari objek tanah mungkin terlihat Rp100 miliar, tapi pajak cukup besar, hal ini berdasarkan Perpres Nomor 60 Tahun 2022 bahwa kawasan Grobogan akan menjadi kawasan Industri. Investasi ini yang akan menyerap ribuan pekerja, namun mati karena mafia tanah,” papar Arif Rachman.

Hadir dalam konfrensi Pers mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam konferensi pers ini, Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, Iljas Tedjo Prijono; Staf Khusus Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Widodo; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Dwi Purnama. Turut hadir, perwakilan Kabareskrim Polri; perwakilan gubernur, Kejaksaan Tinggi, dan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. (YS/PHAL)

#AHYMenteriATR
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#SetiapKitaAdalahHumas
#SetiapKitaAdalahAmbassador

  • Related Posts

    Pemkab Buol Perkuat Literasi Informasi, Melalui Bimtek Diikuti Oleh 150 Orang Peserta

    Buol, mediabusernews.com, – Pemerintah Kabupaten Buol terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia(SDM) melalui penguatan literasi informasi. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek)…

    Pelantikan FKPK Perkuat Sinergi Lintas Profesi untuk Kesehatan Keluarga

    Buol, mediabusernews.com, – Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pembangunan kesehatan keluarga. Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan jajaran pengurus Forum Komunikasi Profesi Kesehatan (FKPK) Kabupaten Buol…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemkab Buol Perkuat Literasi Informasi, Melalui Bimtek Diikuti Oleh 150 Orang Peserta

    Pemkab Buol Perkuat Literasi Informasi, Melalui Bimtek Diikuti Oleh 150 Orang Peserta

    Pelantikan FKPK Perkuat Sinergi Lintas Profesi untuk Kesehatan Keluarga

    Pelantikan FKPK Perkuat Sinergi Lintas Profesi untuk Kesehatan Keluarga

    Percepat Akses Pendidikan, Bupati Buol Dorong Implementasi RPL melalui PSDKU

    Percepat Akses Pendidikan, Bupati Buol Dorong Implementasi RPL melalui PSDKU

    Wabup Buol Iruf Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 Berlangsung Khidmat.

    Wabup Buol Iruf Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 Berlangsung Khidmat.

    Pemkab Buol Perkuat Tata Kelola Desa Melalui Sosialisasi Program Jaga Desa

    Pemkab Buol Perkuat Tata Kelola Desa Melalui Sosialisasi Program Jaga Desa

    Pemkab Buol Tancap Gas, 500 Titik PJU Terpasang dari Target 2.500 Titik.

    Pemkab Buol Tancap Gas, 500 Titik PJU Terpasang dari Target 2.500 Titik.