
Buol, mediabusernews.com, β Di aula Lantai II Kantor Bupati Buol selasa,18/8/2026. menjadi saksi pengukuhan resmi Kontingen Kabupaten Buol yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sulawesi Tengah 2026. Namun, di balik seremoni pelepasan atlet, tersimpan tanggung jawab besar yang kini berada di pundak pemerintah daerah: memastikan Buol sukses sebagai tuan rumah sekaligus mampu bersaing dalam perolehan prestasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan, Asisten III, jajaran KONI Buol, Ketua Kontingen, para kepala sekolah, pengurus cabang olahraga, pelatih, serta orang tua atlet.
Ketua Kontingen POPDA Kabupaten Buol, Purnomo Mener, S.STP., dalam laporannya mengungkapkan bahwa Buol mengirimkan 96 personel, terdiri atas 68 atlet, 12 pelatih, 11 official, dan 5 tenaga medis. Komposisi tersebut menunjukkan kesiapan daerah dalam menghadapi ajang olahraga pelajar terbesar di tingkat Provinsi Sulteng.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak hanya berada di arena pertandingan. Sebagai tuan rumah, Buol juga akan menjadi sorotan dari sisi penyelenggaraan, pelayanan, hingga pembinaan atlet. Keberhasilan tidak lagi diukur semata dari jumlah medali, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan event.
Dalam sambutannya, Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo Timumun, MM, mengingatkan bahwa pengukuhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan peneguhan tanggung jawab seluruh kontingen.
“Hari ini bukan sekadar seremoni pengukuhan. Ini adalah saat kalian menerima amanah besar untuk membawa nama Kabupaten Buol, kalian adalah wajah Buol di arena pertandingan,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya mental bertanding, disiplin, dan sportivitas. Ia meminta para atlet tidak merasa inferior saat menghadapi kontingen dari daerah lain.
“Hormati lawan, tetapi jangan takut kepada lawan. Ingat doa orang tua, pelatih, dan masyarakat yang selalu mengiringi perjuangan kalian, tandasnya.
Di akhir sambutan, Bupati memberikan perhatian khusus kepada para pelatih dan official agar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter para atlet. Menurutnya, prestasi yang berkelanjutan lahir dari pembinaan yang kuat, bukan sekadar hasil pertandingan sesaat.
Kini, publik menaruh harapan besar. Mampukah Buol membuktikan diri sebagai tuan rumah yang sukses sekaligus melahirkan prestasi di arena POPDA 2026? Jawabannya akan ditentukan bukan hanya oleh semangat para atlet, tetapi juga oleh kesiapan seluruh elemen daerah dalam menjalankan amanah besar tersebut.(MBN.ril)


