Pemkab Buol Bangun Budaya Tanggap Bencana, Warga Didorong Lebih Siap Hadapi Gempa

Buol, mediabusernews.com, -Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Buol terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana gempa bumi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Potensi Gempa Bumi yang digelar di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol, rabu, 15/7/2026. sebagai langkah strategis membangun budaya sadar bencana pascagempa Magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah Buol 12/7/2026 malam sekitar pukul 20, 45,witta.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., itu dihadiri Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kapolres Buol, Sekretaris Daerah, jajaran BMKG Gorontalo dan BMKG Sultan Bantilan Tolitoli, Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, lurah, serta berbagai pemangku kepentingan.

Wabup Nasir menegaskan bahwa bencana memang tidak dapat dicegah, namun dampaknya dapat diminimalkan melalui kesiapsiagaan, edukasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pengetahuan mengenai langkah-langkah penyelamatan merupakan benteng pertama dalam melindungi diri dan keluarga ketika bencana terjadi.

Menurut Nasir kesiapsiagaan adalah investasi keselamatan. Semakin tinggi pemahaman masyarakat tentang mitigasi bencana, semakin besar peluang untuk mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian,
pihaknya juga menginstruksikan agar edukasi kebencanaan menjadi bagian dari pelayanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan, tegasnya.

Pemkab Buol meminta peran pemerintah desa, sekolah, serta berbagai komunitas didorong aktif menyampaikan informasi mengenai prosedur penyelamatan saat terjadi gempa, sehingga budaya tanggap bencana dapat tumbuh sejak usia dini.
Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, Pemkab Buol juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui penyusunan kajian risiko bencana yang lebih komprehensif.

Olehnya kajian tersebut akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah, termasuk memastikan seluruh infrastruktur baru memenuhi standar bangunan tahan gempa.

Ia juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap sejumlah gedung pemerintah yang telah berusia puluhan tahun agar dilakukan penilaian terhadap kekuatan konstruksinya. Dikatakanya keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan, terangnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen meningkatkan dukungan anggaran penanggulangan bencana mulai tahun 2027, sekaligus memperjuangkan bantuan pemerintah pusat untuk melengkapi berbagai fasilitas yang masih terbatas, seperti tenda darurat, peralatan evakuasi, serta sistem Early Warning System (EWS).

Dengan garis pantai sekitar 200 kilometer, keberadaan sistem peringatan dini dinilai sangat penting untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat apabila terjadi gempa yang berpotensi menimbulkan tsunami.

Sebagai upaya mempercepat respons darurat, Pemkab Buol juga mendorong pembentukan Tim Siaga Bencana yang bertugas selama 24 jam dengan dukungan logistik yang memadai. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan penanganan di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Nasir mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, BMKG, BPBD, TNI-Polri, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, dunia usaha, hingga insan pers, untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Buol yang tangguh menghadapi bencana.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap masyarakat tidak hanya memahami cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa, tetapi juga menjadi pelopor edukasi kebencanaan di lingkungan masing-masing. Dengan kesiapsiagaan yang semakin baik, diharapkan risiko bencana dapat ditekan, keselamatan masyarakat semakin terjamin, serta ketahanan daerah terhadap ancaman bencana terus meningkat, pungkasnya.(mbn.ril)

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    Pengukuran Terjadwal Kini Hadir di Kantor Pertanahan Kabupaten BuolUntuk memperoleh layanan pengukuran bidang tanah, kini masyarakat tidak perlu lagi menunggu tanpa kepastian jadwal.

    Buol, mediabusernews.com, – Melalui Layanan Pengukuran Terjadwal, Kantor Pertanahan Kabupaten Buol memberikan kemudahan bagi pemohon untuk mengetahui jadwal pelaksanaan pengukuran beserta petugas ukur yang akan melaksanakan kegiatan tersebut.βœ… Memberikan kepastian…

    Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

    Jakarta, mediabusernews.com, – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) yang disusun Komisi Nasional (Komnas) HAM…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemkab Buol Bangun Budaya Tanggap Bencana, Warga Didorong Lebih Siap Hadapi Gempa

    Pengukuran Terjadwal Kini Hadir di Kantor Pertanahan Kabupaten BuolUntuk memperoleh layanan pengukuran bidang tanah, kini masyarakat tidak perlu lagi menunggu tanpa kepastian jadwal.

    Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

    GANN Tolitoli dan Buol Perkuat Sinergi, Siapkan Program Edukasi Pencegahan Narkoba untuk Masyarakat

    Pemkab Buol Gandeng BMKG Perkuat Mitigasi Pascagempa, Siapkan Peta Kerawanan dan Infrastruktur Tahan Gempa

    Panpel Mengoptimalkan Opening Ceremony POPDA Sulteng 2026 Di Buol Usung Tema “The Spirit of Pogogul”