
Buol, mediabusernews.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen dalam pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut terlihat dengan jelas telah di bangunya gedung mega di tengah kota Buol Laboratorium kesehatan masyarakat(Labkesmas) terletak di Kelurahan Leok II Kecamatan Biau KabupatΓ¨n Buol Sulteng, ini merupakan langka strategis untuk perkuat layanan kesehatan signifikan dan alokasi anggaranya tahun 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Gamar Lahamade, kepada awak media jumat, 9/1/2026 mengatakan, pembangunan Labkesmas merupakan kebutuhan yang mendesak dalam rangka memperkuat sistem kesehatan masyarakat yang ada di Kabupatèn Buol, khususnya pada aspek deteksi dini dan respons terhadap masalah kesehatan, ujarnya.
Dikatakan Gamar, Labkesmas salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Kesehatan yang berfungsi mengelola laboratorium kesehatan untuk mendukung upaya kesehatan masyarakat. Lanjut imbuhnya Labkesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini penyakit, surveilans berbasis laboratorium, analisis masalah kesehatan dan lingkungan, serta respons cepat terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB), tegasnya.
Labkesmas menjadi tulang punggung penguatan data dan analisis kesehatan masyarakat di daerah. Karena selama ini Kabupaten Buol belum memiliki labkesmas, sehingga pembangunanya sangat penting dalam rangka mengatasi kebutuhan masyarakat dalam bidang pelayanan kesehatan.
Ia merinci, fungsi utama Labkesmas meliputi deteksi dini dan surveilans penyakit untuk memantau faktor risiko kesehatan masyarakat, pengujian berbagai sampel biologis seperti darah dan tinja, serta sampel lingkungan seperti air, udara, dan vektor penyakit.
Selain itu, Labkesmas juga berperan dalam menganalisis masalah kesehatan masyarakat dan memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat kesehatan.
Tak hanya itu, Labkesmas juga memiliki fungsi pembinaan, yakni memberikan bimbingan teknis, pengawasan, dan evaluasi terhadap laboratorium kesehatan lainnya, baik di Puskesmas maupun rumah sakit, terangnya.
Secara berjenjang, Labkesmas terbagi dalam beberapa tingkat, mulai dari tingkat Puskesmas dengan kapasitas terbatas, tingkat kabupaten/kota (Labkesda), tingkat provinsi, regional, hingga tingkat nasional.
Pembangunan Labkesmas di Kabupaten Buol dirancang untuk berfungsi sebagai Labkesmas tingkat kabupaten/kota yang mampu mendukung pelayanan kesehatan primer secara optimal.
Lanjut kata Gamar melalui dukungan data laboratorium yang akurat dan terintegrasi, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di daerah dapat dilakukan secara lebih efektif dan berbasis bukti,tutupnya
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Ronald Laindjong, pembangunan Labkesmas juga menjadi bagian dari upaya strategis daerah dalam meningkatkan kemandirian dan efisiensi layanan kesehatan.
Dikatakanya selama ini sejumlah pemeriksaan di labkesmas masih harus dirujuk ke daerah lain, sehingga membutuhkan waktu, biaya, serta berpotensi menghambat kecepatan pengambilan keputusan dalam penanganan kasus kesehatan, imbuhnya.
Melalui Labkesmas di Kabupaten Buol, proses pemeriksaan dan analisis sampel kesehatan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Ini sangat penting untuk mendukung pelayanan kesehatan yang responsif dan berbasis data.
Di satu sisi pembangunan Labkesmas akan membuka ruang peningkatan kapasitas tenaga laboratorium, baik melalui pelatihan, sertifikasi, maupun pengembangan kompetensi berjenjang,
Labkesmas bukan hanya bangunan fisik, namun merupakan juga pusat penguatan sumber daya kesehatan. Selain itu juga para tenaga laboratorium memiliki standar kerja yang lebih jelas dan terukur sesuai regulasi Kementerian Kesehatan, pungkasnya.(mbn.fandy)
Rilis Kabid Layanan Media Diskominfo Buol.
Sumber : Diskominfo








