
Buol, media busernews.com, – Bupati Buol H.Risharyudi Triwibowo Timumun, MM, melalui Wabup Buol, Dr. Moh.Nasir Dj. Daimaroto, SH,MH mendukung penuh kegiatan pekan budaya Buol, Festival Mongunom Lripu 2025 yang di gelar Dinas pendidikan dan kebudayaan KabupatΓ¨n Buol.
Kegiatan yang penuh khidmat dan akrab itu di gelar selasa, 17/6/2025 bertempat di pelataran kantor bupati buol.

Kegiatan festival Mongunom Lripu(buol) di mulai tanggal 17 sampai dengan 24 Juni 2025 tersebut, di isi dengan sejumlah kegiatan yang bernuansa budaya dengan kearifan lokal, pemberdayaan pelaku usaha kecil menengah(UKM) seperti ragam menu kuliner khas buol, masing – masing, Yabuyo(ambal), gula tapo merah, Boyo payumaya, pupuyun, tombouat terbuat dari sagu dan jenis kuliner lainya khas buol.

Pada saat pembukaan tersebut di pentaskan cara menanam padi secara tradisional oleh seorang panggoba(orang yang terpercaya) bersama sejumlah warga di kampung tersebut untuk memulai musim tanam padi hingga menjadi beras yang siap di konsumsi dalam ilustrasi, tradisi ini secara turun tomurung masih di pertahankan oleh sebagian warga buol yang ada di pelosok desa hingga kini, namun sedikit demi sedikit terkikis oleh perkembangan teknologi.

Wabup Buol Nasir dalam sambutanya Pemkab Buol mendukung dan memberikan apresiasi sehingga terlaksanya festival sebagai kelanjutan dari komitmen budaya yang sebelumnya telah kita kuatkan bersama dalam rembuk budaya Buol yang telah kita dilaksanakan bersama tanggal 27 sampai dengan 29 mei 2025, ucapnya.
Menurutnya dalam rembuk budaya buol yang dilaksanakan bulan mei tersebut ada 4 Rekomondasi yang telah di sepakati bersama
Pertama, penguatan kelembagaan adat buol, kedua, pembentukan dewan kesenian buol, ketiga pembentukan lembaga peradilan adat, keempat, penguatan bahasa buol sebagai muatan lokal di sekolah yang ada di kabupaten buol, tegas Nasir.

Ketua panitia penyelenggara, Moh.Irsyad Timumun, S.Sn dalam laporannya menyebutkan kegiatan festival ini masing – masing, lombah seni budaya, menyanyi solo, kriya, mendongeng, gambar ekpresi, menulis cerita, peragaan busana, mewarnai, mogunugon, pantomim, tari, musik tradisional buol, teater tradisi, ujar eteng sapaan akrabnya.
Dikatakannya, dalam kegiatan festival Mongunom Lripu tahun 2025 ini akan di gelar juga lomba olah raga tradisional meliputi, gasing(paki), hadang(kaalar), Yogo dan gelar ragam kuliner khas buol lainya, ucapnya.

Eteng menyebutkan peserta dalam festival Mongunom Lripu adalah pelajar jenjang pendidikan TK/RW, SD/MI/, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, utusan dari setiap kecamatan SE kabupaten buol dan para pelaku UMKM dalam bidang kuliner khas buol, ujarnya.
Salah seorang pemerhati budaya buol, Dr.Moh.Nur Korompot, M.Pd, menuturkan sangat terharu dengan kegiatan tersebut sambil meneteskan air mata, olehnya kata dosen UIN STAIN palu itu nilai – nilai budaya buol tetap di pertahankan dan dilestarikan demi generasi muda yang akan datang, ucapnya.

Kata Nur sapaan akrab sang dosen yang masih law profil namun sederhana itu pemkab buol dan DPRD buol segra membuat peraturan daerah(Perda), terkait pekuatan budaya buol, Ia juga berharap nilai – nilai budaya dapat di implementasikan dalam kebijakan pembangunan secara signifikan, imbuhnya dengan nada penuh semangat.
Hadir dalam kegiatan yang penuh rama tama tersebut, Raja Buol, Moh. Safri Turungku, Sekda Buol, Dadang, SH,MH para pimpinan OPD, Forkompinda lingkup Pemkab Buol, tokoh masyarakat, LSM, para pelaku usaha dan pemerhati budaya,(mbn.01)








