33 TAHUN MENGABDI TANPA BATAS: ABDUL HAMID TINGGALKAN SERAGAM ASN, TITIP PESAN KERAS SOAL AMANAH DAN JANJI JABATAN

Buol, MEDIABUSERNEWS.com, Tiga puluh tiga tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bukanlah perjalanan pendek. Di balik seragam dan rutinitas birokrasi, ada ujian, tantangan, serta tuntutan untuk tetap bekerja dengan itikad baik hingga batas pengabdian berakhir.

Kisah itu dijalani Abdul Hamid Bahanan, ASN pada Dinas Sosial Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang Insya Allah tepat 1 Oktober 2026 akan memasuki masa purna tugas.
Memasuki usia 58 tahun, Hamid tidak hanya meninggalkan catatan panjang sebagai ASN, tetapi juga menyampaikan pesan yang menurutnya penting bagi mereka yang masih melanjutkan pengabdian di pemerintahan.

Kata Hamid bekerja itu harus dengan itikad dan niat yang baik. Jadilah ASN yang baik. Kalau menjadi pejabat, jangan terlalu mengumbar janji yang akhirnya justru menciptakan image kurang baik di tengah masyarakat.

Bagi Hamid, bekerja bukan sekadar mengejar jabatan maupun materi. Prinsip yang dipegangnya sederhana: bekerja secara profesional dan mencari keberkahan, meskipun kehidupan dijalani dengan kesederhanaan.

33 TAHUN PENGABDIAN, PENUH UJIAN DAN TANTANGAN
Abdul Hamid lahir di Lamadong, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, 12 September 1968, dari pasangan Ali Bahanan dan Siti Maryam Timumun.
Selama lebih dari tiga dekade menjadi ASN, berbagai dinamika pekerjaan telah dilewatinya.

Baginya, pengabdian tidak mengenal batas selama masih diberikan kesempatan untuk bekerja dan memberikan manfaat.
Kini, menjelang purna tugas, Hamid memilih menatap kehidupan berikutnya dengan tetap membawa prinsip yang sama: bekerja dengan kemampuan yang dimiliki, hidup sederhana, dan tidak berlebihan mengejar dunia.

BUKAN HANYA ASN, HAMID PUNYA BERAGAM KEAHLIAN
Di luar tugasnya sebagai ASN, Hamid dikenal memiliki sejumlah keterampilan.
Ia memiliki kebun kelapa sawit sekitar satu hektare serta sekitar 200 pohon cengkih yang menjadi bagian dari aktivitasnya di luar kedinasan.

Tidak hanya itu. Hamid juga memiliki keahlian di bidang otomotif. Dengan keterampilannya tersebut, dirinya mampu melakukan modifikasi terhadap berbagai jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Keahlian tersebut menjadi salah satu bekal Hamid menghadapi kehidupan setelah tidak lagi mengenakan seragam ASN.

SATU ISTRI, DUA PUTRA, DAN MENOLAK MENAMBAH
Dalam kehidupan rumah tangga, Hamid hingga kini hanya memiliki seorang istri, Rabiah, perempuan asal Lakatan, Kabupaten Tolitoli.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang putra dan menjalani kehidupan keluarga yang disebutnya bahagia.

Menariknya, ketika ditanya apakah masa pensiun akan membuka niat untuk menikah lagi, Hamid dengan tegas menolak gagasan tersebut.
Baginya, kebersamaan dengan sang istri yang selama ini mendampinginya dalam suka maupun duka sudah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

Rabiah sendiri juga merupakan seorang pensiunan ASN. Ia tercatat memasuki masa purna tugas dari Dinas Perizinan Pemerintah Kabupaten Buol pada 1 Juni 2026.

SETELAH PURNA TUGAS, HAMID INGIN LEBIH DEKAT DENGAN AKHIRAT
Memasuki fase baru kehidupan, Hamid mengaku tidak ingin terlalu larut dalam mengejar urusan dunia.
Menurutnya, kehidupan harus tetap dijalani dengan keseimbangan, namun urusan akhirat tidak boleh dilupakan.

Salah satu niat yang kini ada dalam pikirannya adalah melaksanakan ibadah umrah tahun ini, setelah memasuki masa purna bhakti.
Jangan terlalu cinta dunia. Utamakan akhirat.
Kalimat tersebut menjadi refleksi Hamid setelah puluhan tahun menjalani kehidupan sebagai ASN.

PESAN UNTUK ASN DAN PARA PEMEGANG AMANAH
Menjelang meninggalkan dunia birokrasi, Hamid juga menyampaikan pesan kepada ASN maupun mereka yang nantinya dipercaya menduduki jabatan publik.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki itikad baik dalam menjalankan amanah rakyat.

Janji kepada masyarakat, kata dia, jangan sampai hanya menjadi ucapan tanpa realisasi karena dapat membentuk citra yang kurang baik di tengah masyarakat.
Baginya, jabatan bukan semata-mata kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Pesan tersebut menjadi salah satu warisan pemikiran Hamid setelah 33 tahun menjalani pengabdian sebagai ASN.

Sementara itu, Hamran Timumun menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Hamid Bahanan yang akan memasuki masa purna tugas.
β€œSelamat menjalankan masa pensiun kepada Pak Abdul Hamid. Semoga masa purna bhakti menjadi awal kehidupan baru yang penuh keberkahan, diberikan kesehatan, kebahagiaan bersama keluarga, serta dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, ujar Hamran.

Kini, setelah puluhan tahun mengenakan seragam ASN, Abdul Hamid bersiap membuka lembaran baru.
Bukan lagi mengejar pangkat dan jabatan.
Melainkan menjalani kehidupan dengan keluarga, mengelola kebun, menyalurkan keahlian otomotif, serta mengejar satu tujuan yang menurutnya jauh lebih penting.
Hidup sederhana, bekerja dengan niat baik, dan mencari keberkahan hingga akhir hayat.(mbn.ril)

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

    Jakarta, MEDIABUSERNEWS.com, – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (17/09/2026). Sosialisasi…

    MOMEN HANTARU KE-66 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BUOL MENYERAHKAN 300 SERTIFIKAT PTSL, 25 SERTIFIKAT LINTOR BAGI PELAKU UMKM DAN SERTIFIKAT WAKAF TANAH

    Buol, MEDIABUSERNEWS.com, dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-66, Kantor Pertanahan Kabupaten Buol melaksanakan penyerahan 300 Sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), 25 Sertipikat Lintas Sektor UMKM…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

    MOMEN HANTARU KE-66 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BUOL MENYERAHKAN 300 SERTIFIKAT PTSL, 25 SERTIFIKAT LINTOR BAGI PELAKU UMKM DAN SERTIFIKAT WAKAF TANAH

    Dukcapil Buol Gelar Sosialisasi IKD, Pegawai OPD Diminta Bawa KTP-el dan Smartphone untuk Aktivasi

    33 TAHUN MENGABDI TANPA BATAS: ABDUL HAMID TINGGALKAN SERAGAM ASN, TITIP PESAN KERAS SOAL AMANAH DAN JANJI JABATAN

    58 TAHUN HAMRAN TIMUMUN: DARI TANGIS KELAHIRAN DI TEPI PANTAI HINGGA TEKAD MENGABDI SAMPAI UJUNG USIA

    EMPAT PEMUDA BUOL SIAP TEMBUS JEPANG, WABUP NASIR TITIP DISIPLIN DAN NAMA BAIK DAERAH