
Jakarta, mediabusernews.com – Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah yang memilki 11 Kecamatan,108 desa dan 7 Kelurahan yang dinakhodai H.Risharyudi Triwibowo Timumun, MM sebagai Bupati dan Dr.Moh. Nasir Dj.Daimaroto, SH,MH sebagai wakil Bupati, kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah, sesuai dengan SK.menteri dalam negeri RI.No.400.10.11 – 6097 tahun 2025 tentang indeks Daerah Provinsi, KabupatΓ¨n/ Kota tahun 2025 capai peringkat 199.
Kabupaten Buol dengan julukan ” Buol Hebat “, dalam penilaian kemendagri berhasil meraih skor 48,96 dengan predikat Inovatif, menempatkan KabupatΓ¨n Buol sebagai salah satu daerah yang dinilai memiliki komitmen dan kinerja baik dalam mendorong pembaruan di sektor pemerintahan dan pelayanan publik.
Bupati Buol H.Risharyudi Triwibowo Timumun, MM menuturkan, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Buol terus berupaya menghadirkan berbagai terobosan, baik dalam tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, maupun pengembangan potensi daerah. Inovasi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat, terangnya.
Predikat Inovatif tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui pengukuran Indeks Inovasi Daerah yang dilaksanakan setiap tahun. Penilaian ini mencakup berbagai indikator, mulai dari regulasi pendukung inovasi, sumber daya manusia, hingga dampak nyata inovasi terhadap pembangunan daerah, tandas Bowo Timumun sapaan akrab politisi kawakan PKB itu.
Menurutnya dengan capaian skor 48,96, Kabupaten Buol menunjukkan konsistensinya dalam membangun budaya kerja kreatif dan responsif terhadap tantangan zaman. Diharapkan semua stakeholder lingkup Pemkab Buol terus meningkatkan kualitas inovasi agar ke depan mampu meraih predikat yang lebih tinggi dan sedini mungkin memberikan manfaat yang lebih luas bagi kepentingan masyarakat secara signifikan dan berkelanjuta, tegasnya.(mbn.fandy)







