
Buol, MEDIABUSER NEWS.com, โ Panggung perayaan Hari Ulang Tahun Daerah (HUTDA) Kabupaten Buol ke-27 Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang untuk menunjukkan bahwa semangat melestarikan seni dan budaya daerah dapat tumbuh dari berbagai kalangan, termasuk lingkungan Badan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buol.
Melalui penampilan vokal grup binaan Kepala Badan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buol, Dr. Hj. Luciana Baculu, SE., MM., kelompok ini berhasil mencuri perhatian pengunjung pada malam penutupan lomba seni tradisional, kamis (8/10/2026)malam, kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Buol dan disaksikan ribuan pengunjung.

Dipimpin Maria Ulfa sebagai dirigen, didampingi Jufri Palante bersama anggota lainnya, vokal grup tersebut tampil penuh percaya diri di hadapan para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Meski keikutsertaan mereka dalam panggung tersebut sebatas memeriahkan perayaan, penampilan itu memperlihatkan keberanian, kekompakan, dan semangat para anggota untuk mengambil bagian dalam momentum kebudayaan daerah.

Kepala Badan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buol, Dr. Hj. Luciana Baculu, SE, MM, mengapresiasi penampilan para anggotanya. Dirinya mengaku bangga karena mereka mampu tampil dengan penuh percaya diri dalam rangkaian perayaan HUTDA Kabupaten Buol ke-27.
Menurut Luciana, kegiatan seni seperti ini memiliki arti penting dalam membangun keberanian, kreativitas, serta kecintaan terhadap kesenian daerah.
Namun, lebih dari sekadar tampil di panggung perayaan, pelestarian budaya lokal membutuhkan perhatian dan pembinaan yang berkelanjutan agar nilai-nilai tradisional tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Pihaknya berharap kesenian daerah Kabupaten Buol ke depan semakin ditingkatkan dan dilestarikan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
Perayaan HUTDA Kabupaten Buol ke-27 semestinya tidak hanya menjadi agenda tahunan yang meriah, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas dan jati diri masyarakat melalui seni dan budaya lokal.
Partisipasi Badan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buol melalui kelompok vokal grup menjadi salah satu bentuk keterlibatan perangkat daerah dalam menyemarakkan perayaan tersebut, ujar Luciana yang juga ibu pembangunan Kabupatรจn Buol itu.
Tantangan ke depan adalah bagaimana semangat yang muncul selama perayaan dapat diteruskan melalui pembinaan kesenian secara konsisten, sehingga budaya tradisional Buol tidak hanya tampil pada acara seremonial, tetapi tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Bagi Luciana Baculu, pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang harus terus didorong melalui berbagai sektor dan kegiatan.
Publik juga berharap agar HUTDA ke-27 menjadi pengingat bahwa kemajuan Kabupaten Buol bukan hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga, merawat, dan mewariskan kekayaan budaya kepada generasi mendatang.(mbn.001)
MEDIA BUSER NEWS.com, “Mengulas Fakta, Mengawal Kebenaran”,.


