
Palu, MEDIABUSERNEWS.com, – Langkah Pemerintah Kabupaten Buol mempercepat pendirian Museum Kabupaten Buol mendapat perhatian dan apresiasi dari kalangan akademisi. Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan dukunganya terkait percepatan pembangunan museum yang dinilai memiliki arti penting bagi masa depan sejarah dan kebudayaan Buol.
Dikatakanya bagi dunia akademik, museum bukan sekadar bangunan tempat menyimpan benda-benda lama. Di balik setiap artefak, dokumen dan peninggalan sejarah, tersimpan jejak perjalanan sebuah daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.

Karena itu, percepatan pendirian Museum Kabupaten Buol dinilai membuka ruang lebih luas untuk menyelamatkan, merawat, mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan warisan sejarah dan budaya Buol kepada generasi berikutnya.
Dalam testimoninya melalui vidio yang berdurasi 2 menit itu Rektor Universitas Tadulako Amar menegaskan bahwa museum memiliki fungsi strategis sebagai ruang edukasi, penelitian dan sumber pengetahuan, khususnya bagi generasi muda.
Menurutnya pendirian museum merupakan langkah penting dalam menjaga dan melestarikan sejarah, budaya, serta warisan masyarakat Kabupaten Buol,pungkasnya.
Publikpun menyoroti pendirian Museum Buol bukan hanya sebagai proyek pembangunan fisik, tetapi sebagai bagian dari upaya pelestarian identitas daerah.
Pertanyaannya kini: seberapa cepat museum tersebut benar-benar dapat diwujudkan dan sejauh mana seluruh warisan sejarah Buol akan dihimpun, didokumentasikan serta dirawat secara profesional?.
Dukungan perguruan tinggi menjadi sinyal bahwa proses tersebut membutuhkan kolaborasi lintas pihak pemerintah daerah, akademisi, budayawan, masyarakat dan pihak-pihak yang memiliki pengetahuan maupun koleksi sejarah Buol.
Publik berharap gedung museum yang bakal digadang – gadang menggunakan rujab Bupati Buol yang terletak di kelurahan leok 1, Kecamatan Biau Buol Sulteng itu diharapkan nantinya tidak berhenti sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah. Lebih jauh, museum dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran sejarah, ruang penelitian, pusat dokumentasi budaya sekaligus destinasi edukasi dan kebudayaan di Kabupaten Buol.
Kini bola berada pada proses percepatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buol. Publik tentu menanti satu hal: kapan Museum Kabupaten Buol benar-benar berdiri dan membuka pintunya bagi masyarakat?.(mbn.001)


