Di Balik Ramainya Gerakan Shubuh Berjamaah Reborn, Mantan Ketua MUI Buol Soroti Nilai Persaudaraan dan Spirit Ibadah.

Buol, MEDIABUSERNEWS.com, – Gerakan Shubuh Berjamaah (GSB) Reborn kembali menjadi perhatian publik. Memasuki edisi ke-363, kegiatan yang digelar di Masjid Ulil Albab Muhammadiyah, Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Buol Sulteng, senin (31/8/2026), mengusung tema “Menghidupkan Sunnah Nabi ο·Ί di Tengah Perubahan Zaman”.

Di tengah meningkatnya tantangan kehidupan sosial, GSB tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahim dan membangun kepedulian antarwarga. Hal inilah yang mendapat apresiasi dari mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia(MUI) Buol, Drs. Abdullah Lamase, M.Pd.I.

Abdullah menyampaikan bahwa Gerakan Shubuh Berjamaah memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar rutinitas ibadah. Menurutnya, semakin kuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT melalui ibadah, semakin besar pula peluang tumbuhnya semangat sosial di tengah masyarakat, ujarnya.

Menurut Abdullah yang juga mantan Kadis Dikbud Buol itu, di samping lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik, kegiatan ini juga menumbuhkembangkan rasa solidaritas antarsesama melalui silaturahim. Dengan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT dan mempererat silaturahim, insyaallah kita memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya, Senin 31/8/2026 dengan nada optimis.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi positif dari publik, karena disampaikan oleh sosok yang pernah memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buol.
Saat ini juga Abdullah Lamase diketahui menjabat sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia(PSI)Kabupaten Buol.

Sementara itu, kajian GSB Reborn edisi ke-363 menghadirkan Ustadz Hanafi Labarani, S.IP sebagai penceramah dengan dipandu host Abdullah AS. Mangge, S.Ag., M.Si. Kegiatan berlangsung mulai pukul 04.30 hingga 05.30 WITA di Masjid Ulil Albab Muhammadiyah.

Di tengah perubahan zaman, GSB Reborn terus berupaya mempertahankan semangat menghidupkan salat Subuh berjamaah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui dakwah yang berkelanjutan untuk Buol lebih baik kedepan, pungkasnya.(mhn.ril)

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    Di Balik Tambang Emas Poboya: Setoran Pajak ke Negara Jelas, Mengapa Daerah Masih Merasa Belum Mendapat Keadilan

    Palu, MEDIABUSERNEWS.com, – Di tengah perdebatan panjang mengenai aktivitas pertambangan emas di Poboya, Kota Palu Sulteng, satu pertanyaan terus mengemuka: jika perusahaan tambang legal telah memenuhi kewajiban kepada negara, mengapa…

    Uji Coba di 17 Kantah, Dirjen PHPT Ajak Masyarakat Ikut Menyempurnakan Layanan Peralihan Hak 10 Hari

    Jakarta, MEDIABUSERNEWS.com, – Peralihan Hak Terintegrasi dengan target penyelesaian maksimal 10 hari resmi diluncurkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid pada 17 Agustus 2026. Memasuki…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Di Balik Ramainya Gerakan Shubuh Berjamaah Reborn, Mantan Ketua MUI Buol Soroti Nilai Persaudaraan dan Spirit Ibadah.

    Di Balik Tambang Emas Poboya: Setoran Pajak ke Negara Jelas, Mengapa Daerah Masih Merasa Belum Mendapat Keadilan

    Uji Coba di 17 Kantah, Dirjen PHPT Ajak Masyarakat Ikut Menyempurnakan Layanan Peralihan Hak 10 Hari

    Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari

    PSI Buol Turun Tangan! Bantuan Korban Kebakaran Di Desa Lonu Disalurkan, Ketua PSI: Kepedulian Tak Boleh Berhenti di Simpati

    Kementerian ATR/BPN Kejar Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR hingga 2029