Buol, mediabusernews.com, β Kepala Desa Lokodoka, Karim Lahamade, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Menurutnya, masyarakat merupakan aset terpenting yang harus dilayani dengan baik demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.

Menurut Karim, dalam setiap kegiatan atau hajatan masyarakat, dirinya selalu mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan desanya.
Dikatakan Karim yang juga alumni SPG itu, Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi yang utama. Dalam setiap kesempatan saya selalu mengajak warga untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas agar Desa Lokodoka tetap aman dan damai,” ujarnya.
Lanjut katanya mayoritas masyarakat Desa Lokodoka menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perkebunan. Berbagai komoditas unggulan seperti jagung, kelapa, dan cengkih menjadi sumber penghasilan utama warga, dengan hasil yang dinilai cukup signifikan dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Selain itu juga sebagian warga bekerja sebagai penambang tradisional, timbuhnya.
Dalam menjalankan tugas sebagai kepala desa, Karim mengaku selalu mengedepankan pelayanan prima, baik dalam urusan pemerintahan maupun pelayanan kemasyarakatan. Karena aparatur desa harus hadir memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Desa Lokodoka memiliki luas wilayah kurang lebih 1 kilometer persegi. Meski wilayahnya tidak terlalu luas, masyarakat hidup berdampingan dengan rukun dan memanfaatkan potensi alam yang dimiliki untuk mengembangkan sektor pertanian, perkebunan, dan usaha lainnya sebagai penopang perekonomian desa. Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang baik, Pemerintah Desa Lokodoka terus berupaya mewujudkan desa yang aman, maju, dan sejahtera.
Karim menambahkan terkait Anggaran Desa diprioritaskan untuk Kepentingan Masyarakat
bahwa seluruh anggaran desa dikelola dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat sesuai dengan program dan skala prioritas yang telah disepakati bersama melalui Musyawarah Desa (Musdes).
Menurutnya, setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa mengacu pada hasil Musdes sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Namun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, pihaknya mengakui bahwa pemerintah desa dituntut lebih cermat dalam menyusun skala prioritas agar program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat tetap dapat direalisasikan.
“Meski berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kami tetap berupaya agar program-program yang telah menjadi kebutuhan dan prioritas masyarakat dapat berjalan secara efektif. Anggaran desa harus memberikan manfaat nyata bagi warga.
Ia berharap dukungan dan pemahaman masyarakat terus terjalin sehingga pemerintah desa dapat menjalankan program pembangunan dan pelayanan secara optimal, meski dengan keterbatasan anggaran, tegasnya Karim.
Sementara itu Camat Gadung, Aruji T Saloa,A.Ag. mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Kecamatan Gadung agar terus meningkatkan kepedulian terhadap kamtibmas, selain itu pihak juga menyoroti masih adanya hewan ternak, khususnya sapi, yang dibiarkan berkeliaran di jalan maupun kawasan permukiman. Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan pengguna jalan, mengganggu ketertiban umum, serta berpotensi merusak lahan pertanian milik warga, tuturnya.
Olehnya kata Aruji yang bakal digadang – gadang menduduki Jabatan Tinggal Pratama KabupatΓ¨n Buol mengimbau kepada seluruh pemilik hewan ternak agar mematuhi Peraturan Daerah (Perda) tentang penertiban hewan ternak dengan mengandangkan atau mengawasi ternaknya agar tidak berkeliaran bebas, pungkasnya.(mbn.ril)


