Bupati Bowo Timumun Dorong Percepatan SK IPR Ditengah Efisiensi Anggaran, Tingkatkan PAD

Palu, mediabusernews.com, – Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo Timumun, MM, dalam Kunjungan Kerja(Kuker) Badan Anggaran(Banggar) DPRI melakukan temu akrab, di Kantor Gubernur Sulteng rabu,5/11/2025. Dalam acara tersebut pihaknya mengusulkan percepatan program Izin Pertambangan Rakyat(IPR) di KabupatΓ¨n Buol, hal tersebut sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah(PAD) di tengah efisiensi anggaran saat ini.

Kegiatan itu dihadiri oleh Ketua Tim Banggar DPR RI, H. Muhidin Said, bersama rekan anggota Banggar lainya dan seluruh bupati, walikota se-Sulawesi Tengah.

Pada pertemuan tersebut Bupati Buol mengusulkan sejumlah program di antaranya penguatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pengelolaan Sumber Daya Alam(SDA). Menurutnya Kabupaten Buol memiliki sejarah panjang potensi emas, bahkan pada masa pemerintahan kolonial Belanda melalui agreement dengan Batavia, tercatat sekitar 3.000 ton emas telah diangkut dari wilayah Buol, tutur Bowo Timumun sapaan akrab bupati buol itu.

Dikatakanya hingga saat ini Kabupaten Buol belum memiliki Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Sejak dirinya dilantik pada pebruari 2025, Pemerintah Daerah Kabupatèn Buol telah mengusulkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan telah mendapat persetujuan dari Gubernur Sulteng.

Pihaknya berharap agar Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya Meneral(ESDM) dapat mempercepat penerbitan SK penetapan WPR, sehingga masyarakat dapat mengelola sumber daya alam secara legal dan berkontribusi pada peningkatan PAD, terang Bupati.

Ditengah efisiensi anggaran, pihaknya berharap pemerintah pusat dapat memberikan kemudahan dalam penerbitan SK WPR agar daerah bisa bergerak cepat, mandiri dalam memaksimalkan potensi alam, terangnya.

Bupati Bowo itu berharap hasil kuker banggar DPR RI dapat membawa keberpihakan kebijakan fiskal yang lebih kuat bagi daerah, khususnya di tengah tekanan efisiensi anggaran, imbuhnya dengan penuh bersahaja.

Sementara itu Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido dalam audiensinya menekankan dampak pemotongan transfer ke daerah akibat kebijakan efisiensi Pemerintah Pusat, termasuk minimnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima provinsi.

Pihaknya menilai Kuker ini juga bertujuan untuk menghimpun masukan serta rekomendasi terkait potensi penerimaan dan pengalokasian dana transfer dalam APBN mendatang,(mbn.001)

Rilis Kabid media DiskominfoSP Buol.

  • ManWith mediabusernews

    Related Posts

    ASISTEN II PIMPIN EVALUASI DATA CPCL, PENETAPAN PETANI PLASMA TUNGGU HASIL VERIFIKASI

    Buol, mediabusernews.com, – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Buol, Syarif Pusadan, memimpin rapat penyelesaian permasalahan petani plasma dan koperasi plasma yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Bidang Perekonomian…

    TAKBIR KELILING SEMARAKKAN MALAM IDULADHA, PEMKAB BUOL PERKUAT SYIAR DAN KEBERSAMAAN UMAT

    Buol, mediabusernews.com, – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Pawai Takbir Keliling yang berlangsung meriah di kawasan Masjid Agung Buol, Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    TPN XIII Kabupaten Buol Perkuat Kolaborasi Guru, Wujudkan Pendidikan Berdaya Saing Global Berbasis Kearifan Lokal

    Pemkab Buol Ajak Ayah Ambil Rapor Anak Melalui Gerakan GEMAR

    Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Buol Relatif Stabil, Cabai Rawit dan Daging Sapi Masih Tertinggi

    RAPAT PERTAMA BERSAMA KEPALA KANTOR WILAYAH BPN PROVINSI SULAWESI TENGAH

    SERAH TERIMA JABATAN KEPALA KANTOR WILAYAH BPN PROVINSI SULAWESI TENGAH

    Sensus Ekonomi 2026, Dorong Partisipasi Masyarakat Wujudkan Data Berkualitas